Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027 Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

Pemko Batam

Wali Kota Amsakar Tekankan Pentingnya SDM Tangguh di Era Digital

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami mahasiswa baru Politeknik Negeri Batam saat PKKMB di Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Selasa (18/8/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami mahasiswa baru Politeknik Negeri Batam saat PKKMB di Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Selasa (18/8/2026).

Faktabatamnews.com. Batam–Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Batam di Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Selasa (18/8/2026).

Amsakar menyampaikan, motivasi kepada mahasiswa baru agar serius menjalani pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menjadi generasi tangguh, adaptif, serta mampu bersaing di tengah perubahan zaman.

Menurut Amsakar, perguruan tinggi merupakan tempat untuk mengasah wawasan, logika, dan kemampuan analisis. Ia menyebut mahasiswa Politeknik Negeri Batam sebagai generasi terpilih yang telah melewati proses seleksi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi dapat dimaknai sebagai kawah candradimuka untuk menggembleng dan mengembangkan cakrawala berpikir. Belajarlah dengan baik, jadilah generasi yang membanggakan. Tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi Politeknik Negeri Batam, Kota Batam, dan Indonesia,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aspek kehidupan secara cepat. Kehadiran kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), robotika, serta pergeseran pola ekonomi dari sistem konvensional ke platform digital menuntut mahasiswa memiliki kemampuan beradaptasi dan terus belajar.

Amsakar juga mengapresiasi Politeknik Negeri Batam yang dinilai konsisten menyiapkan lulusan sesuai kebutuhan industri di Batam. Kompetensi yang dikembangkan Politeknik Negeri Batam, kata dia, turut mendukung kebutuhan industri maintenance, repair, and overhaul (MRO) di Bandara Internasional Hang Nadim, ekosistem digital di Nongsa Digital Park (NDP), hingga sektor galangan kapal di Tanjung Uncang dan Sagulung.

Menurutnya, perkembangan industri teknologi di Batam, termasuk investasi perusahaan teknologi global, semakin membuka peluang bagi generasi muda. Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Anak-anak Batam harus menjadi tuan di negeri sendiri dan mampu bersaing di tingkat internasional. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama pembangunan Kota Batam,” katanya.

Amsakar menyampaikan, Pemko Batam terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program. Di antaranya beasiswa strategis melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Politeknik Negeri Batam dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, terutama untuk bidang teknis yang dibutuhkan daerah.

Selain beasiswa, Pemko Batam menjalankan program seragam sekolah gratis yang kini memasuki tahun kedua. Pemerintah juga memperluas jaminan kesehatan dan perlindungan sosial serta memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan sejumlah kelompok masyarakat, seperti pengemudi ojek, penambang pancung, pengemudi becak, ketua RT/RW, guru TPQ, imam masjid, dan pendeta.

Di bidang kesejahteraan sosial, Pemko Batam juga meningkatkan dukungan bagi lanjut usia (lansia) melalui penambahan kuota penerima dan kenaikan nominal insentif menjadi Rp400.000 per orang.

Menutup arahannya, Amsakar meminta mahasiswa baru menjadikan PKKMB sebagai momentum untuk beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi. Ia mendorong mahasiswa meninggalkan pola belajar yang hanya berorientasi pada hafalan dan mulai membangun kemampuan berpikir kritis serta analitis.

Amsakar juga mengingatkan mahasiswa senior agar meninggalkan tradisi perpeloncoan dan menggantinya dengan kegiatan yang membangun karakter, nilai akademik, serta hubungan yang harmonis antarmahasiswa.

“Sejarah hanya mencatat hal-hal yang luar biasa. Kalau hanya belajar ala kadar, hasilnya akan biasa saja. Belajarlah dengan serius, raih prestasi akademis terbaik, dan jadilah pribadi yang dicari oleh dunia industri,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad

5 November 2026 - 01:57 WIB

Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui

4 November 2026 - 21:15 WIB

Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto

4 November 2026 - 18:14 WIB

Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam

4 November 2026 - 17:58 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Trending di Batam