Menu

Mode Gelap
Usai Penantian Empat Dekade, Kanada Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi Bunda Literasi Bintan Buka Lomba Bertutur SD/MI Tahun 2026 Kodaeral IV Batam Gagalkan Kiriman Sabu Ekstasi Rp 1, 9 Miliar dari Malaysia

Kepri

Gubernur Ansar Paparkan Penataan Infrastruktur Kawasan Pulau Penyengat di Tiga Kementrian

badge-check


					Gubernur Ansar Ahmad didampingi sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri beraudiensi bersama Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy beserta sejumlah Deputi dan jajaran saat beraudiensi di Kantor Kementrian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Banhub Kepri) Perbesar

Gubernur Ansar Ahmad didampingi sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri beraudiensi bersama Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy beserta sejumlah Deputi dan jajaran saat beraudiensi di Kantor Kementrian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Banhub Kepri)

Faktabatamnews.com. Dompak-Penataan Kawasan Pulau Penyengat sebagai Cagar Budaya Nasional menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Keseriusan itu ditunjukkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dengan melakukan pembahasan tingkat lanjut di tingkat Pemerintah Pusat.

Dalam rankaian kerja ke Jakarta, 10-11 Juni 2026, Gubernur Ansar Ahmad melakukan audiensi tiga Kementrian, dan memaparkan kembali rencana serta progres capaian atas penataan infrastruktur di Pulau Penyengat.

Setelah sebelumnya beraudiensi serta meminta dukungan terhadap rencana penataan Pulau Penyengat serta pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Kementrian Kebudayaan, Gubenrur Ansar juga melakukan audiensi di Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) pada 10 Juni, serta Kementrian Pekerjaan Umum (PU), 11 Juni.

Di Kementrian PPN/Bappenas, Gubernur Ansar terlibat cukup banyak pembahasan bersama Menteri Rachmat Pambudy. Demikian halnya dalam pembahasan bersama Wakil Menteri PU Diana Kusumawati.

Gubernur Ansar Ahmad didampingi sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri beraudiensi dengan Wakil Menteri PU Diana Kusumawati

Di tiga kementrian ini Gubernur Ansar berharap dukungan rehabilitasi terhadap objek-objek cagar budaya dalam rangka upaya pelestarian.

Terkait Pulau Penyengat sebagai kawasan cagar budaya nasional, Gubernur Ansar menjelaskan jika saat ini tengah berproses pengembangan rencana pembangunan museum dengan konsep museum terbuka yang mencakup keseluruhan wilayah Pulau Penyengat dan direncanakan menjadi yang pertama di Indonesia.

“Pemprov Kepri merencanakan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah dan penguatan identitas budaya Melayu,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur juga menjelaskan jika peletakan batu pertama (groundbreaking) Museum dan Monumen Tugu Bahasa direncanakan pada akhir Juli 2026 mendatang.

“Pengembangan ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pihak swasta,” ungkap Gubernur Ansar.

Membersamai Gubernur Ansar dalam kesempatan ini di antaranya Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari, Kadis Kebudayaan Herry Andrianto, Kepala Bappeda Aries Fhariandi, Kepala Dinas Perkim Said Nur Syahdu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kepri Jumhari, dan Karo Adpim Dodi Sepka Novyandi.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Jabat KH
Editor : Amka

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terima Audiensi Gubernur Ansar, Wamen Giring Nyatakan Dukungan Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa

12 Juni 2026 - 00:23 WIB

Pemprov Kepri Jalankan Program DIGI-GO Internship, Upaya Perkuat Kompetensi ASN dan Transformasi Digital

11 Juni 2026 - 02:14 WIB

Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli

10 Juni 2026 - 20:14 WIB

Pemuda ICMI Kepri Desak Kejari Batam Buka Hasil Pemeriksaan BAZNAS BATAM ke Publik

10 Juni 2026 - 18:13 WIB

Gubernur Ansar Pimpin Rapat Persiapan Tour de Bintan 2026

10 Juni 2026 - 16:42 WIB

Trending di Kepri