FaktaBatamNews.com, Batam, Kepri-Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin bersama Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono meninjau Kawasan Industri Terpadu Kabil (KITK), Nongsa, Rabu, 1 April 2026. Kunjungan ini difokuskan pada pemantauan keamanan dan operasional kawasan industri strategis tersebut.
Kegiatan dipusatkan di Kantor KITK, Ruko CNN, Kelurahan Batu Besar. Dalam agenda ini, kepolisian menekankan pentingnya stabilitas keamanan untuk mendukung iklim investasi di Batam.
Sejumlah pejabat utama Polda Kepri turut hadir, di antaranya Karoops Kombes Pol Taswin, Dirpamobvit Kombes Pol Rudi Cahya Kurniawan, dan Dirkrimsus Kombes Pol Silvester M.M. Simamora. Wadir Intelkam AKBP Nanang Budi Santosa juga mengikuti kegiatan tersebut.
Dari jajaran Polresta Barelang dan Polsek Nongsa hadir Kasipropam Iptu Robin Tua Pandapotan, Kapolsek Nongsa Kompol Eriman, serta Kanit Intelkam Iptu Mashuri. Kehadiran mereka memperkuat koordinasi lintas satuan dalam pengamanan wilayah.
Kapolresta Barelang menyatakan keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari upaya aktif menjaga objek vital nasional. Kawasan industri dinilai memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain unsur kepolisian, manajemen KITK turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya CEO Citramas Group Kris Taenar Wiluan, Direktur Cenema Mike Wiluan, Direktur DSAW Ricat Wiluan, serta Direktur KITK Regy.
Dalam pertemuan itu, manajemen KITK memaparkan kondisi operasional kawasan. Paparan mencakup perkembangan industri, sistem keamanan, serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Kapolda dan Kapolresta juga melakukan dialog langsung dengan pengelola kawasan. Dialog ini bertujuan menyerap informasi aktual terkait situasi keamanan dan potensi gangguan kamtibmas.
Selanjutnya, rombongan meninjau lapangan dengan berkeliling kawasan menggunakan kendaraan operasional. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas industri berjalan aman dan terkendali.
Kepolisian menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan industri. Langkah ini diharapkan memberi kepastian dan rasa aman bagi pelaku usaha serta investor di Batam.
Proses penguatan pengamanan kawasan industri masih terus berjalan. Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk mendapatkan informasi lanjutan.









Komentar