PB PII Sampaikan 7 Rekomendasi Strategis dalam RDPU Komisi III DPR RI, Dukung RUU Perampasan Aset yang Berkeadilan Indonesia Darurat Kemanusiaan Dan Ekologi: Istana Sibuk Saling Sikut Kepentingan, Rakyat Dan Alam Menanggung Korban Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan

Kepri

Kemarau Tak Kunjung Usai, Warga Singkep Barat Tunaikan Salat Istisqa Berjemaah

badge-check


					Kemarau Tak Kunjung Usai, Warga Singkep Barat Tunaikan Salat Istisqa Berjemaah Perbesar

Kemarau Tak Kunjung Usai, Warga Singkep Barat Tunaikan Salat Istisqa Berjemaah

FaktaBatamNews.com, Lingga-Kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Lingga selama hampir tiga bulan terakhir berdampak pada meningkatnya kebakaran hutan dan lahan serta mulai mengeringnya sejumlah sumber air di desa-desa.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Singkep Barat bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan di Masjid Al-Islamiyah, Kelurahan Raya, Jumat (13/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singkep Barat, Susy Yenti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama agar hujan segera turun dan kemarau panjang dapat berakhir.

“Hari ini Alhamdulillah kita sudah melaksanakan Salat Istisqa. Kami berharap kemarau berkepanjangan ini segera berakhir,” ujar Susy saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dampak kemarau tidak hanya memicu kebakaran hutan dan lahan hampir setiap hari, tetapi juga menyebabkan sejumlah sumber air mulai mengering. Bahkan, saat terjadi kebakaran di wilayah Singkep Barat, petugas sempat kesulitan mencari sumber air untuk pemadaman.

Salat Istisqa tersebut diikuti unsur kecamatan, TNI-Polri, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat. Pemerintah kecamatan juga telah mengimbau desa-desa lain di wilayah Singkep Barat untuk melaksanakan kegiatan serupa secara serentak.

“Untuk desa lain, kami sudah memberikan surat imbauan agar melaksanakan Salat Istisqa secara bersama-sama,” ungkapnya.

Susy menegaskan, selain berdoa, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Ini bentuk ikhtiar kita sebagai manusia. Di sisi lain, kita juga harus menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana seperti kebakaran,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 18:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 18:02 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global

31 Oktober 2026 - 23:40 WIB

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Trending di Kepri