Menu ✖

Mode Gelap
Tutup Festival PKRM 2026, Ketua PRIMA DMI Langsa Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih besar kepada Remaja Masjid Kriyanusa 2026 Jadi Inspirasi, Erlita Amsakar Dorong Promosi Produk UMKM Batam Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah Kasus Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi: Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang Minggu Besok, Pemko Tanjungpinang Gelar Operasi Pasar Murah, Ayam Dijual Rp35 Ribu

Kepri

Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista

badge-check


					Kunjungan Menhan Sjafrie ke Batam: Pastikan Kapal Cepat Rudal dan OPV-3 Perkuat Alutsista Perbesar

FaktaBatamNews.com, Batam-Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa, 17 Maret 2026. Dalam agenda kerjanya, ia menyambangi dua galangan kapal yang tengah memproduksi kapal perang untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.

Kunjungan pertama dilakukan di PT Palindo Marine Shipyard. Di lokasi tersebut, Menhan meninjau proses refurbishment atau peremajaan kapal patroli tipe FPB-57 milik TNI AL. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, mendampingi langsung kunjungan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengerjaan kapal FPB-57 menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, kapal sedang dalam tahap dok kering atau drydock, dengan proses pengerjaan masih berlangsung di sejumlah titik.

“Selain meremajakan kapal lama, PT Palindo juga terlibat dalam pengadaan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 serta pembangunan kapal serang ringan untuk kebutuhan operasional TNI AL,” ujar Rico.

Tak hanya fokus pada kebutuhan dalam negeri, galangan ini juga dilibatkan dalam kerja sama internasional. PT Palindo disebut akan berperan dalam pembangunan kapal bantu oseanografi, termasuk alih teknologi di bidang hidro-oseanografi.

“Ini langkah penting untuk meningkatkan penguasaan teknologi nasional sekaligus memperkuat ekosistem industri pertahanan dalam negeri,” tegasnya.

Usai dari PT Palindo, rombongan menuju PT Batamec. Di galangan ini, Menhan mengecek langsung pembangunan kapal tipe Offshore Patrol Vessel (OPV-3) yang dipesan Kementerian Pertahanan.

Rico menjelaskan, kapal tersebut dirancang dengan spesifikasi modern. Kapal dilengkapi radar, sensor, serta combat management system untuk mendukung patroli dan pengawasan wilayah laut nasional.

Kunjungan Menhan ke dua galangan kapal ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda. Selain mendorong kemandirian industri alat utama sistem persenjataan (alutsista), program ini juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi nasional.

“Kami pastikan setiap pengadaan alutsista tak sekadar memenuhi kebutuhan operasional, tapi juga memberi multiplier effect. Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas industri, hingga penguatan sektor maritim sebagai kepentingan strategis nasional,” pungkas Rico.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kriyanusa 2026 Jadi Inspirasi, Erlita Amsakar Dorong Promosi Produk UMKM Batam

27 September 2026 - 11:55 WIB

ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah

27 September 2026 - 00:26 WIB

Tingkatkan Kompetensi Guru Al-Qur’an, Amsakar Dorong Metode Mengajar Lebih Kreatif

26 September 2026 - 15:02 WIB

BP Batam dan PLN Siapkan Strategi Energi Hadapi Lonjakan Investasi Data Center

26 September 2026 - 12:26 WIB

Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

26 September 2026 - 00:31 WIB

Trending di Kepri