Menu ✖

Mode Gelap
Pimpinan Daerah PRIMA DMI Kota Jambi Resmi Dilantik. Izzu Gaungkan Modernisasi Spirit Muslim-Konstruktif di Era Post Truth Dinkes dan YKI Kepri Laksanakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga PW PRIMA DMI Provinsi Jambi Dilantik, Ardiansah, M.IP sebagai Ketua Umum Masa Khidmat 2026-2030 Wagub Kepri Sambut Praktisi Medis Internasional, Kesempatan Bangun Jejaring dari Berbagai Negara UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Konektivitas Pelayaran Tertinggi di Dunia Kejar Target Realisasi Investasi, DPMPTSP Intensifkan Pemantauan LKPM Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Kepri

Pembangunan Rally Padel di Sei Panas Diduga Tutup Saluran Drainase, Warga Khawatir Ancaman Banjir di Bengkong Meningkat

badge-check


					Pembangunan Rally Padel di Sei Panas Diduga Tutup Saluran Drainase, Warga Khawatir Ancaman Banjir di Bengkong Meningkat Perbesar

FaktaBatamNews.com, Batam-Proyek yang berada tepat di seberang SPBU Sei Panas ini disinyalir melakukan penimbunan yang menutup saluran drainase (parit) induk di pinggir jalan utama.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sejumlah alat berat excavator sedang beroperasi meratakan tanah merah di lahan tersebut. Pagar seng pembatas proyek sebagian telah terbuka, memperlihatkan tumpukan material tanah dan puing yang menjorok hingga ke bibir jalan, menimbun area yang seharusnya menjadi jalur aliran air.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang serius, terutama potensi banjir yang lebih parah di kawasan hilir.

Hadi, salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksana proyek yang dinilai abai terhadap dampak lingkungan. Menurutnya, penutupan atau penyempitan parit di lokasi tersebut akan berakibat fatal bagi wilayah di sekitarnya.

“Ini paritnya malah ditutup tanah timbunan, padahal drainase ini jalur air vital,” ujar Hadi dengan nada kesal, Senin (16/2/2026).

Hadi menjelaskan bahwa aliran air dari Jalan Laksamana Bintan ini mengarah langsung ke kawasan Bengkong, khususnya area sekitar SMP Negeri 6 Batam. Wilayah tersebut selama ini sudah dikenal sebagai titik rawan banjir setiap kali hujan deras mengguyur Batam.

“Daerah Bengkong, apalagi dekat SMPN 6 itu sudah sering sekali banjir kalau hujan. Itu air kiriman dari atas (Sei Panas). Kalau di sini paritnya ditutup atau tersumbat karena proyek Rally Padel ini, otomatis air akan meluap liar. Bukannya berkurang, banjir di sana pasti makin parah nanti,” tambah Hadi dengan raut wajah khawatir.

Warga berharap pemerintah kota segera turun tangan mengecek perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Peil Banjir dari proyek tersebut sebelum dampak buruk benar-benar terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam telah dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait pengawasan proyek tersebut dan dampaknya terhadap sistem drainase kota. Namun, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau respon resmi terkait masalah ini.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dinkes dan YKI Kepri Laksanakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga

30 September 2026 - 01:08 WIB

Wagub Kepri Sambut Praktisi Medis Internasional, Kesempatan Bangun Jejaring dari Berbagai Negara

30 September 2026 - 00:05 WIB

UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Konektivitas Pelayaran Tertinggi di Dunia

29 September 2026 - 21:54 WIB

Penanganan Kemiskinan Berkinerja Positif, Pemko Batam Terus Perkuat Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi

29 September 2026 - 18:40 WIB

Puskesmas Sei Pelunggut Beroperasi, Layanan Kesehatan Sudah Berjalan Meski Belum 24 Jam

29 September 2026 - 02:51 WIB

Trending di Batam