Menu

Mode Gelap
Usai Penantian Empat Dekade, Kanada Akhirnya Pecah Telur di Piala Dunia GNTL Batam: Tingginya Kasus HIV Harus Jadi Alarm Serius, Pemko Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Generasi Muda Harumkan Nama Bintan, Miswanto Dianugerahi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 Pemkab Bintan Sosialisasikan Program BSRTLH 2026, 44 Unit Rumah Siap Direhabilitasi Bunda Literasi Bintan Buka Lomba Bertutur SD/MI Tahun 2026 Kodaeral IV Batam Gagalkan Kiriman Sabu Ekstasi Rp 1, 9 Miliar dari Malaysia

Kepri

Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau.

badge-check


					Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar saat memberikan sambutan pada mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Perbesar

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar saat memberikan sambutan pada mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

FaktaBatamNews.com, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan, berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023, prevalensi diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan. Kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 10-14 tahun sebesar 46 persen dan didominasi anak perempuan sebesar 59,3 persen.

“Mayoritas kasus merupakan diabetes tipe 1, meskipun obesitas disebut menjadi faktor risiko kuat terhadap diabetes tipe 2 pada anak,” terang Dewi pada pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk melakukan intervensi dini, terutama melalui pengendalian obesitas dan penerapan pola makan sehat pada anak.

Selain diabetes, Dewi juga menyoroti peningkatan kasus kanker pada anak. Berdasarkan data IDAI tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun di Indonesia. Kasus tersebut didominasi leukemia, disusul limfoma dan kanker otak.

Namun, hanya sekitar 20 persen kasus yang terdeteksi dan mendapatkan penanganan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah IDAI Kepri yang menggelar seminar edukasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan pemerintah dalam menekan angka diabetes dan kanker pada anak.

“Kami memberikan apresiasi kepada IDAI Kepri, seluruh dokter spesialis anak serta tenaga kesehatan yang selama ini tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan kekuatan bagi para orang tua yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi : AHW
Editor : Amka

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Paparkan Penataan Infrastruktur Kawasan Pulau Penyengat di Tiga Kementrian

13 Juni 2026 - 00:02 WIB

Terima Audiensi Gubernur Ansar, Wamen Giring Nyatakan Dukungan Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa

12 Juni 2026 - 00:23 WIB

Pemprov Kepri Jalankan Program DIGI-GO Internship, Upaya Perkuat Kompetensi ASN dan Transformasi Digital

11 Juni 2026 - 02:14 WIB

Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli

10 Juni 2026 - 20:14 WIB

Pemuda ICMI Kepri Desak Kejari Batam Buka Hasil Pemeriksaan BAZNAS BATAM ke Publik

10 Juni 2026 - 18:13 WIB

Trending di Kepri