Menu

Mode Gelap
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 Kini Bertuliskan KRI Sriwijaya Nomor Lambung 100 DPRD Padang Pertanyakan Prospek Bisnis Baru Perumda PSM, Rental Mobil dan Angkutan Sampah B3 Masih Dikaji Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu Dialog Kepri Menyapa TVRI, Gubernur Ansar Dorong Pemerataan Pembangunan dan Konektivitas International Business Forum 2026 Digelar di Batam, Rancangan Akses Pelaku UMKM ke Pasar Global Wagub Nyanyang Dorong SBT Perkuat Perlindungan dan Aktivitas Masyarakat Perbatasan

Kepri

Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli

badge-check


					Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batam maupun wilayah Kepri secara umum masih dalam kondisi aman dan kondusif di tengah berkembangnya isu terkait rencana aksi penyampaian pendapat yang disebut akan berlangsung pada Juli 2026.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengatakan, pihaknya bersama TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus melakukan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan industri, pusat perekonomian, dan objek vital nasional.

“Situasi kamtibmas di Batam saat ini aman dan kondusif. Masyarakat maupun investor tidak perlu khawatir dan dapat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa,” kata Asep dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah strategis yang menjadi pintu gerbang investasi dan perdagangan internasional. Karena itu, stabilitas keamanan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor serta keberlangsungan aktivitas ekonomi.

Polda Kepri, kata Asep, terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, organisasi buruh, mahasiswa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat guna memastikan situasi tetap kondusif.

Ia menegaskan, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, pelaksanaannya diharapkan berlangsung secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan iklim investasi yang sehat serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Untuk menjaga situasi tetap aman, Polda Kepri akan terus meningkatkan patroli rutin, pengamanan objek vital, kegiatan cooling system, deteksi dini, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.(Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu

24 September 2026 - 00:43 WIB

Dialog Kepri Menyapa TVRI, Gubernur Ansar Dorong Pemerataan Pembangunan dan Konektivitas

24 September 2026 - 00:37 WIB

International Business Forum 2026 Digelar di Batam, Rancangan Akses Pelaku UMKM ke Pasar Global

24 September 2026 - 00:33 WIB

Wagub Nyanyang Dorong SBT Perkuat Perlindungan dan Aktivitas Masyarakat Perbatasan

24 September 2026 - 00:28 WIB

Wagub Nyanyang Bahas Pemanfaatan Pulau Sembur Bersama Pertamina NRE, Terkait Rencana Pengembangan Energi

24 September 2026 - 00:21 WIB

Trending di Kepri