Menu

Mode Gelap
Gubernur Ansar Bahas Penguatan Tata Kelola dan Pengawasan Pembangunan Bersama BPKP Kepri Kota Tanjungpinang Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026 Pemko Hentikan WFA ASN Usai Dua Bulan Evaluasi, Sistem Kerja Kembali Normal Sekda Batam Apresiasi Rute Baru Wings Air Batam-Pangkalpinang, Perkuat Konektivitas Kepulauan Bupati Aneng Raih Penghargaan SMSI Pusat, Dukung Kebebasan Pers yang Bertanggung Jawab Tanjungpinang Siap Jadi Pusat MTQ XII Kepri, 370 Kafilah Siap Bertanding

Tanjungpinang

Indomaret Peluang Produk Lokal Go Nasional

badge-check


					Indomaret Peluang Produk Lokal Go Nasional Perbesar

Faktabatamnews.com. Tanjungpinang—Kehadiran ritel Indomaret di Tanjungpinang dinilai sebagai suatu kesempatan, dan cara yang paling cepat bagi pelaku IKM dan UMKM untuk naik kelas. Dengan kapasitas ritel modern nasional, produk IKM di Tanjungpinang dapat go nasional.

Menurut pengamat ekonomi dari kampus STIE Pembangunan Tanjungpinang Dr. Satriadi, S. AP., M.Sc., kehadiran ritel Indomaret juga menjadi pendobrak pola pemenuhan kebutuhan masyarakat, sekaligus kualitas pelayanan dan standarisasi toko modern lainnya. Jika dikelola dan diawasi dengan baik, secara umum Satriadi memandang banyak kemanfaatan hadirnya Indomaret di Tanjungpinang.

“Yang jelas ritel tersebut mampu menjadi salah satu roda penggerak perekonomian, dan pendapatan asli daerah Tanjungpinang. Sekaligus akan ikut membangun standar, SOP pelayanan konsumen, dan manajemen keuangan yang dapat ditiru oleh peritel lokal,” kata Satriadi usai mengikuti dialog interaktif di RRI Tanjungpinang, (Selasa 5/5).

Dengan persyaratan khusus seperti yang telah disampaikan Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H., Indomaret wajib merekrut tenaga kerja tempatan, dan menampung produk IKM lokal pada gerai-gerai secara nasional, Satriadi menepis kekhawatiran bahwa kehadiran ritel nasional akan mematikan usaha kecil di sekitarnya. Hal yang mungkin terjadi di daerah lain, ucapnya, terjadi karena kurang kuatnya regulasi dan pengawasan terhadap operasional ritel berskala nasional.

Untuk menjamin keberlangsungan ritel sejalan dengan UMKM, tanpa harus saling mematikan, Satriadi menekankan pentingnya peran Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai regulator, fasilitator, dan mediator. Jika tidak diawasi dengan baik, penyerapan tenaga kerja lokal dan produk IKM pada gerai ritel dikhawatirkan tidak terlaksana sebagaimana yang diharapkan wali kota.

“Kehadiran Indomaret akan mengubah pola konsumsi masyarakat. Selanjutnya tugas pemerintah untuk menjamin agar usaha kelontong, pasar tradisional, dan UMKM dapat sejalan dengan ritel-ritel modern. Kehadiran Indomaret dan ritel berskala nasional merupakan peluang. Anak-anak tempatan kita, harus memanfaatkan kesempatan ini. Terlebih wali kota telah menekankan hal tersebut sebagai salah satu syarat mutlak. Yang selanjutnya harus dilakukan pemerintah kota adalah pengawasan terhadap ketentuan tersebut,” ungkap Satriadi

Sumber: Diskominfo TPI
Editor: AKM
Redaksi: AHW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemko Hentikan WFA ASN Usai Dua Bulan Evaluasi, Sistem Kerja Kembali Normal

19 Juni 2026 - 23:24 WIB

Tanjungpinang Siap Jadi Pusat MTQ XII Kepri, 370 Kafilah Siap Bertanding

19 Juni 2026 - 19:31 WIB

Hadiri Grand Opening Indomaret Batu 10, Wali Kota Lis Tegaskan Sinergi Ritel Modern dan Daerah

19 Juni 2026 - 17:20 WIB

Kasus Malaria di Tanjungpinang Capai 129, Dua Kelurahan Jadi Fokus Penanganan

19 Juni 2026 - 00:56 WIB

Pertahankan Eliminasi Malaria, Wali Kota Lis Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

19 Juni 2026 - 00:51 WIB

Trending di Tanjungpinang