Menu

Mode Gelap
Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah Orientasi 3.481 PPPK Kepri Dimulai, Sekdaprov: PPPK Jadi Tulang Punggung Pemerintahan Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen Wagub Nyanyang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026, PAD Naik Rp82,18 Miliar BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah Penyesuaian Ketentuan Pidana Perda, Wako Lis Terima Legal Opinion dari Kejari Tanjungpinang

Tanjungpinang

KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan

badge-check


					KB Gratis di 8 Puskesmas Tanjungpinang hingga 22 September, Ada IUD dan Implan Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang-Layanan kontrasepsi gratis tersedia di delapan puskesmas di Tanjungpinang hingga 22 September 2026. Warga dapat memperoleh IUD, implan, pil KB dan suntik KB setelah menjalani konsultasi serta pemeriksaan tenaga kesehatan.

Layanan tersebut digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day (WCD) 2026.

Pelayanan berlangsung secara bertahap. Puskesmas Mekar Baru menjadi lokasi pertama pada 10–11 September. Setelah itu, layanan tersedia di Puskesmas Batu 10 pada 14, 15 dan 22 September serta Puskesmas Tanjung Unggat pada 15 September.

Puskesmas Melayu Kota Piring melayani pada 16–17 September. Pada 17 September, layanan juga tersedia di Puskesmas Kampung Bugis dan Puskesmas Sei Jang.

Selanjutnya, Puskesmas Tanjungpinang melayani pada 21 September dan Puskesmas Tanjungpinang Barat pada 22 September.

Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan layanan gratis tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kontrasepsi.

“Untuk mendapatkan layanan, masyarakat cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga dan KTP. Manfaatkan layanan kontrasepsi gratis ini,” ujar Rustam, Jumat (11/9).

Menurut Rustam, pelayanan diberikan setelah peserta menjalani konsultasi dan pemeriksaan tenaga kesehatan. Metode kontrasepsi yang dipilih disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta.

“Layanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu pasangan usia subur mengatur jumlah anak, jarak kelahiran, dan merencanakan kehamilan sesuai kondisi keluarga,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penyesuaian Ketentuan Pidana Perda, Wako Lis Terima Legal Opinion dari Kejari Tanjungpinang

16 September 2026 - 20:19 WIB

Jejak Sejarah Tanjungpinang Tersebar, Wako Lis Gagas Satu Data Sejarah

16 September 2026 - 16:55 WIB

Loola Targetkan Bangun 300 IPAL di Tanjungpinang

16 September 2026 - 16:51 WIB

Kejurda Para Menembak Kepri 2026, Atlet Tanjungpinang Sabet 7 Gelar Juara

16 September 2026 - 16:47 WIB

Wali Kota Lis: Sejarah Tanjungpinang Harus Jadi Urusan Masa Depan

16 September 2026 - 16:42 WIB

Trending di Tanjungpinang