Menu

Mode Gelap
Ketika Hijau-Hitam Menjadi Jejak Pengabdian Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen Bersama Wako Lis, PERBARINDO Salurkan Bantuan Pupuk untuk Petani Tanjungpinang Dispora Tanjungpinang Siapkan Pendamping Bersertifikat untuk Atlet Difabel Kejurda Para Tenis Meja Kepri Dibuka, Pemprov dan Pemko Dukung Pembinaan Atlet Difabel

Nasional

Gerakan Muharam Bersholawat: Ikhtiar Spiritual PPJNA98 Kawal Presiden Prabowo Berantas Korupsi

badge-check


					Gerakan Muharam Bersholawat: Ikhtiar Spiritual PPJNA98 Kawal Presiden Prabowo Berantas Korupsi Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Perjalanan waktu adalah hamparan kanvas sunyi, dan manusia adalah pelukis yang menorehkan takdirnya lewat bunyi dan laku. Pada hari ke-26 bulan Muharam ini, sebuah simfoni spiritual bergema dari sudut-sudut peradaban Indonesia. Aliansi gerakan yang dimotori oleh Anto Kusumayuda Ketum PPJNA98, Abdul Salam Nur Ahmad Sekjen PPJNA 98/Majelis Sholawat Cahaya Nusantara, Dede Heri Sinergi Media Merah Putih, dan Siti Ratna Maymunah Rumah Literasi Merah Putih, yang menginisiasi sebuah gerakan kultural yang melampaui batas politik praktis: Gerakan Muharam Bersholawat.

Di balik riuh rendah dinamika kekuasaan, gerakan ini hadir sebagai oase kosmis yang mengetuk pintu langit, menghiasi atmosfer negeri dengan gema takbir, tahmid, sholawat, dan doa yang merembes hingga ke pelosok Nusantara.

Secara filosofis, Muharam bukan sekadar pergantian angka pada kalender hijriah. Ia adalah simbol transmisi kesadaran, sebuah momentum hijrah dari kegelapan tirani menuju cahaya keadilan. Ketika gerakan ini menyerukan gema spiritual di seluruh penjuru negeri, ia sedang melakukan rekonstruksi estetika jiwa bangsa yang mulai luntur oleh pragmatisme zaman.

Seni bernegara dalam kearifan lokal kita tidak pernah memisahkan antara pemimpin, rakyat, dan Tuhan. Melalui resonansi sholawat, gerakan ini sejatinya sedang menyalakan kembali api spiritualitas Nusantara, mengundang hadirnya energi keberkahan dari para Auliya Wali Allah, para leluhur pendiri bangsa, serta spirit kepemimpinan para raja-raja Nusantara masa lalu.

Saat ini, jalannya roda pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto sedang berada dalam fase krusial, sebuah palagan perang suci melawan musuh tak terlihat namun nyata: korupsi dan mafia birokrasi. Dalam kacamata spiritual, korupsi bukan sekadar kejahatan finansial, melainkan sebuah penyakit mistis yang menggerogoti sendi-sendi kehidupan berbangsa. Korupsi adalah manifestasi dari angkara murka—keserakahan tak terbatas yang merusak harmoni alam dan kemanusiaan.

Menghadapi gurita mafia yang mengakar kuat di tubuh birokrasi tidak bisa hanya mengandalkan instrumen hukum positif yang kerap kali bisa dimanipulasi. Diperlukan kekuatan supranatural yang bersumber dari keikhlasan totalitas kepada Allah, Sang Pemilik Alam Semesta. Perang melawan korupsi yang dipimpin Presiden Prabowo membutuhkan perisai gaib berupa kesatuan batin seluruh rakyat.

Doa-doa yang dipanjatkan dalam Gerakan Muharam Bersholawat ini menjadi energi pendorong agar Presiden Prabowo senantiasa dianugerahi kekuatan fisik, ketajaman rasio, dan kesehatan batin dalam menjalankan amanah kepemimpinan yang berat ini. Ketika cahaya Illahi bersinergi dengan doa restu dari para leluhur tanah air, maka yang tercipta adalah sebuah benteng persatuan nasional yang tak tergoyahkan.

Secara metafisika, konspirasi dan persekongkolan jahat para koruptor mungkin terlihat sangat kuat secara materi dan jejaring. Namun, sejarah spiritual dunia telah membuktikan bahwa kejahatan yang terorganisir sekalipun akan luruh ketika berhadapan dengan frekuensi kesucian doa dan kebulatan tekad rakyat yang ikhlas.

Dengan persatuan rakyat yang berdiri kokoh di belakang Presiden Prabowo, segala bentuk makar ekonomi dan pengkhianatan birokrasi akan hancur dengan sendirinya oleh hukum alam. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi, melindungi Presiden Prabowo, dan menuntun negeri ini menuju gerbang kejayaan yang hakiki. Amiin Ya Rabbal Alamin. (Rd.Ratu Dinar Nusantara. (Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen

17 September 2026 - 18:38 WIB

KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa

17 September 2026 - 09:52 WIB

BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah

16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa

16 September 2026 - 00:15 WIB

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

15 September 2026 - 18:20 WIB

Trending di Batam