Menu

Mode Gelap
Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Hukum UPP Periode 2026–2027 “Menuju Organisasi yang Progresif dan Berkeadilan” Bank Indonesia Kepri Serahkan Tanjak Indah, Armada Pasar Murah Keliling Jaga Kestabilan Inflasi Daerah Gubernur Ansar Pimpin High Level Meeting TPID, Distribusi Logistik Jadi Perhatian Khusus RSUD RAT Segera Terapkan Tarif Layanan Kesehatan Berbasis Unit Cost Status Pipa Dipertanyakan, Kejaksaan Evaluasi Dugaan Gangguan Proyek Drainase APBD Rp15 Miliar Semarak Hari Lahir PII Wati ke-62: Perayaan Serentak di Tiga Wilayah, Ketua Korpus PII Wati, Melisa: Merawat Diri, Tumbuh Berdaya, Menginspirasi Negeri

Nasional

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

badge-check


					Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Perbesar

FaktaBatamNews.Com. Jakarata-Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan awal bulan Syawal 1447 H. Berdasarkan perhitungan kalender terbaru, umat Islam warga Muhammadiyah akan merayakan Idulfitri pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.

Penetapan ini bukan tanpa alasan. Dalam website resminya, Muhammadiyah menjelaskan, hal ini merujuk pada hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah mengenai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berbeda dengan metode sebelumnya, KHGT memandang bumi sebagai satu kesatuan. Artinya, jika syarat astronomis terpenuhi di satu titik di bumi, maka awal bulan berlaku serentak di seluruh dunia.

Mengenal Kriteria KHGT: Satu Bumi, Satu Kalender
Sistem KHGT dirancang untuk menyatukan penentuan awal bulan Islam secara internasional. Dengan pendekatan ini, awal bulan tidak lagi dibatasi oleh sekat wilayah negara atau penampakan lokal (rukyat lokal).

Ada tiga kriteria utama yang menjadi acuan dalam sistem ini:
Satu Matlak: Seluruh dunia dianggap sebagai satu kesatuan sehingga bulan baru dimulai bersamaan.

Parameter Elongasi & Tinggi Hilal: Bulan baru dimulai jika sebelum pukul 24.00 UTC, di mana pun di dunia, telah terpenuhi elongasi minimal 8 derajat dan tinggi hilal minimal 5 derajat saat matahari terbenam.

Syarat Tambahan: Jika kriteria baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, bulan baru tetap dimulai dengan syarat parameter terjadi di daratan Benua Amerika dan ijtimak berlangsung sebelum fajar di Selandia Baru.

Analisis Data Astronomis Syawal 1447 H
Berdasarkan data perhitungan tim Tarjih, parameter untuk bulan Syawal tahun ini telah terpenuhi sepenuhnya. Ijtimak dilaporkan terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 01:23:28 UTC.

Posisi bulan setelah ijtimak terus bergerak menjauhi matahari hingga mencapai titik visibilitas yang disyaratkan. Lokasi pertama yang memenuhi kriteria ini berada di koordinat 64° 59′ 57.47″ LU, 42° 3′ 3.47″ BT.

Di lokasi tersebut, saat matahari terbenam pukul 15:24:03 UTC, tinggi bulan sudah mencapai 6,49 derajat dengan elongasi 8 derajat.

Kondisi Hilal di Makkah dan Selandia Baru
Data pendukung juga terlihat kuat di wilayah lain. Di Makkah, Arab Saudi, pada 19 Maret 2026, matahari terbenam pukul 15:34:04 UTC.

“Pada saat itu tinggi bulan geosentrik mencapai +06° 09′ 09″ dan elongasi geosentrik 08° 05′ 24″. Nilai ini melampaui batas minimal yang ditetapkan dalam kriteria kalender global,” tulis keterangan tersebut.

Sementara itu, waktu fajar di Selandia Baru tercatat pukul 16:50:02 UTC. Seluruh data ini memastikan bahwa parameter KHGT telah terpenuhi sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Dengan terpenuhinya parameter elongasi minimal 8 derajat dan tinggi hilal minimal 5 derajat sebelum pukul 24.00 UTC di beberapa wilayah dunia, maka awal bulan Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M,” terangnya.

Penetapan ini menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam menggunakan sistem kalender global yang menyatukan umat Islam di seluruh dunia dalam satu sistem penanggalan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semarak Hari Lahir PII Wati ke-62: Perayaan Serentak di Tiga Wilayah, Ketua Korpus PII Wati, Melisa: Merawat Diri, Tumbuh Berdaya, Menginspirasi Negeri

3 Agustus 2026 - 17:41 WIB

PB PII Tegaskan Dukungan terhadap Program Kementerian Pertanian, Siap Bersinergi Berantas Mafia Pangan

2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

DPP GEMURA Soroti Kemunculan “Kabinet Bayangan”, Desak Transparansi: “Kabinet Bayangan atau Kabinet Bayaran?”

1 Agustus 2026 - 23:01 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

1 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Peringati Hari Lahir ke-62, Ketua PII Wati: Teguhkan Semangat Perempuan Berdaya dan Berkarya

31 Juli 2026 - 18:32 WIB

Trending di Nasional