Menu ✖

Mode Gelap
Puskesmas Sei Pelunggut Beroperasi, Layanan Kesehatan Sudah Berjalan Meski Belum 24 Jam Kabar Gembira, Kepri Segera Miliki Kodam XXV Baru, Markas Utama Berlokasi di Batam Lestarikan Kearifan Lokal, Gubernur Banten Andra Soni Serap Aspirasi Nelayan di Tasyakuran Laut Sidamukti Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber, Gubernur Ansar dan Sekda Misni Terima Penghargaan AMSI Kepri AMSI Kepri Apresiasi Amsakar Achmad, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media Gelar Operasi Pasar Murah, Pemko Tanjungpinang Tekan Harga Ayam Potong

Nasional

Pemimpin Tertinggi Negara Iran Ayatollah Ali Khamenei di Kabarkan Tewas

badge-check


					Pemimpin Tertinggi Negara Iran Ayatollah Ali Khamenei di Kabarkan Tewas Perbesar

FaktaBatamNews.com, Jakarta-Iran mengakui kematian Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya tewas akibat serangan Amerika-Israel. Masa berkabung 40 hari.

MEDIA pemerintah Iran, Fars, melaporkan bahwa pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah ali Khamenei, telah tewas.

Pengumuman itu disampaikan seusai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian Khamenei di Truth Social pada Ahad, 1 Maret 2026.

Menurut Sky News, Iran mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari setelah ia dibunuh di kantornya pada Sabtu dini hari.

Setidaknya empat bangunan di kompleks kediaman pemimpin tertinggi di pusat Teheran dihantam bom pada Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari serangan besar-besaran Amerika-Israel ke Iran.

Selain Khamenei, menurut Fars, sejumlah anggota keluarganya tewas dalam serangan itu. Al Arabiya melaporkan, mengutip sumber-sumber terpercaya dalam keluarga pemimpin tertinggi, seorang putri, seorang menantu laki-laki, seorang cucu, dan seorang menantu perempuan Khamenei termasuk di antara korban tewas.

Laporan itu muncul setelah Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan udara. Klaim itu sebelumnya dibantah oleh media pemerintah Iran.

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” tulis Trump di Truth Social.

Trump menyebutnya sebagai kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka. Ia menambahkan bahwa operasi militer Amerika akan terus berlanjut.

Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan militer terhadap Iran pada hari Sabtu, menargetkan para pemimpin tertinggi dan menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik yang semakin meluas.

Trump mengatakan operasi tersebut akan menghilangkan ancaman keamanan bagi AS dan memberi warga Iran kesempatan untuk menggulingkan penguasa mereka.

Khamenei, 86 tahun, menjadi penguasa tertinggi Iran sejak 1989 setelah kematian pendiri Republik Islam, Ruhollah Khomeini. Sebagai pemimpin tertinggi, ia menjalankan kendali mutlak atas lembaga-lembaga politik, militer, dan keagamaan Iran, membentuk kebijakan dalam negeri dan membimbing hubungan luar negeri.

Jabatan pemimpin tertinggi Iran dibentuk setelah Revolusi 1979 dan diabadikan dalam konstitusi Iran, memberikan otoritas kepada ulama senior di atas presiden dan parlemen.

Majelis Pakar, sebuah badan ulama beranggotakan 88 orang yang diseleksi oleh dewan pengawas garis keras yang bersekutu dengan Khamenei, secara resmi memilih pemimpin tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Resmikan Nakhoda Baru: Partai Ummat Perkuat Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

27 September 2026 - 20:49 WIB

Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober

27 September 2026 - 02:25 WIB

Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

26 September 2026 - 18:23 WIB

Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan

25 September 2026 - 21:27 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 18:08 WIB

Trending di Anambas