Menu

Mode Gelap
Kepri Darurat Moral dan Kesehatan: DPD IMM Kepri Desak Perda Khusus Cegah Ledakan LGBT dan Kasus HIV Iran Ancam Bombardir Israel Jika Terus Langgar Kesepakatan di Lebanon Indomaret Grand Opening pada 19 Juni, Wali Kota Lis Diagendakan Hadir saat Peresmian Hadiri Pencanangan SE2026, Raja Ariza Ajak Warga Tanjungpinang Dukung Pendataan Ekonomi Wali Kota Lis Dorong ASN Jadikan Disiplin dan Integritas Sebagai Budaya Kerja Pelaku Usaha hingga Digital Akan Didata dalam Sensus Ekonomi 2026

News

Wujudkan Satu Data Indonesia, Batam Canangkan Program Kelurahan Cantik 2026

badge-check


					Kadiskominfo Batam, Rudi Panjaitan bersama sejumlah pejabat usai rapat pembinaan statistik sektoral sekaligus pencanangan Kelurahan Cantik Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026). Perbesar

Kadiskominfo Batam, Rudi Panjaitan bersama sejumlah pejabat usai rapat pembinaan statistik sektoral sekaligus pencanangan Kelurahan Cantik Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026).

FaktaBatamNews.Com. Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperkuat pembinaan statistik sektoral guna meningkatkan kualitas tata kelola data dan mendukung program Satu Data Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat pembinaan statistik sektoral sekaligus pencanangan Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/4/2026).

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, ketersediaan data yang mutakhir dan layak publikasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Saat ini, Pemko Batam menargetkan peningkatan nilai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dari kategori cukup menjadi baik.

 

“Pada triwulan ketiga tahun ini, seluruh perangkat daerah ditargetkan mencapai progres 100 persen dalam pengisian data. Data yang disajikan harus berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

 

Berdasarkan hasil evaluasi, dari 53 perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam, sebanyak 42 instansi telah mencapai progres pengisian data 100 persen. Namun, masih terdapat sejumlah instansi dengan capaian di bawah target.

 

Rudi menegaskan bahwa statistik sektoral merupakan bagian dari indikator kinerja, sehingga tidak dapat dianggap sebagai tugas tambahan. Pemerintah juga telah memfasilitasi aplikasi serta memperbarui surat keputusan penyelenggara untuk mengantisipasi kendala teknis dan administratif.

 

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengapresiasi sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Dinas Kominfo sebagai walidata. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mengintegrasikan statistik dasar dan statistik sektoral sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

“Nilai EPSS Batam tahun 2024 berada di angka 2,46. Dengan peningkatan kualitas dan standarisasi data, Batam berpeluang masuk kategori baik,” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut, juga dicanangkan program Kelurahan Cantik Tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan literasi statistik hingga tingkat kelurahan agar data yang dihasilkan memenuhi kaidah statistik.

 

Untuk tahap awal, tiga kelurahan di Kecamatan Batu Ampar ditetapkan sebagai percontohan, yakni Kelurahan Sungai Jodoh, Kampung Seraya, dan Batu Merah.

 

Eko berharap program tersebut dapat menjadi model bagi kelurahan lain di Batam. “Jika data di tingkat kelurahan akurat, maka kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

 

Kegiatan ini dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam serta tim BPS yang akan memberikan pendampingan sepanjang 2026.

(Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Iran Ancam Bombardir Israel Jika Terus Langgar Kesepakatan di Lebanon

17 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam

17 Juni 2026 - 15:04 WIB

Rakor PBNN 2026, Sekda Batam Dorong Optimalisasi Informasi Publik di Era Digital

17 Juni 2026 - 14:59 WIB

SDN 011 BENGKONG BUKA SPMB 2026/2027 TEGASKAN BEBAS SUAP, PUNGLI, DAN GRATIFIKASI

17 Juni 2026 - 13:09 WIB

Upacara 17 Hari Bulan di Batam, Kajari Batam: Perbedaan Pendapat Jangan Menjadi Sumber Perpecahan Bangsa

17 Juni 2026 - 11:02 WIB

Trending di Batam