Menu

Mode Gelap
Iskandarsyah Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah 11 Mobil Mewah di amankan Bareskrim, Diduga Terkait Pengembangan Kasus Narkoba di Planet 3 Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT BIAS Tanjungpinang, Rustam: Vaksin MR dan HPV Jadi Bekal Perlindungan Anak Sejak Sekolah DWP Kota Tanjungpinang Mengajar di Sekolah Rakyat, Tanamkan Semangat Meraih Cita-Cita Menuju Indonesia Emas 2045 Wali Kota Lis Darmansyah Dorong Dukungan Pusat untuk Infrastruktur Strategis Tanjungpinang

Nusantara

“Sepatu Laras di Leher Siswa: Aktivis Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, Menuntut Keadilan Tanpa Tapi!”

badge-check


					“Sepatu Laras di Leher Siswa: Aktivis Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, Menuntut Keadilan Tanpa Tapi!” Perbesar

FaktaBatamNews.com, Banjar-Anggota BEM PTNU Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, mengecam keras dugaan tindakan represif oknum anggota Brimob Polda Maluku yang mengakibatkan tewasnya seorang siswa di Tual. Melalui keterangannya, Sandi menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, melainkan tragedi kemanusiaan yang mencoreng institusi Polri.
Poin-Poin Tuntutan:
1. Usut Tuntas Tanpa Kompromi: Sandi mendesak Kapolri untuk mengambil langkah tegas. “Kita tidak butuh sekadar kata maaf atau sanksi etik. Kita butuh keadilan pidana yang transparan bagi korban dan keluarganya,” tegas Sandi.
2. Evaluasi Penggunaan Kekuatan: Tragedi ini menunjukkan adanya lubang besar dalam SOP penggunaan kekuatan oleh aparat di lapangan. Institusi Polri harus dievaluasi secara menyeluruh agar senjata dan seragam tidak digunakan untuk menindas rakyat.
3. Reformasi Mentalitas Aparat: Sandi menyoroti pentingnya reformasi kultural di tubuh kepolisian. “Polisi itu pelindung, bukan algojo. Nyawa seorang siswa adalah masa depan bangsa yang tidak bisa digantikan dengan dalih apa pun.”
“Hari ini kita berduka, bukan hanya untuk korban di Tual, tapi untuk rasa aman yang semakin mahal di negeri ini. Jika hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke kawan sendiri, maka jangan salahkan jika kepercayaan publik runtuh total.”
— Sandi Mardiana Putra
Seruan Aksi Solidaritas
Sandi juga mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Kota Banjar untuk tetap kritis dan mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menegaskan bahwa solidaritas tidak mengenal batas wilayah; duka di Tual adalah duka bagi seluruh rakyat dan pelajar di Indonesia.
#KeadilanUntukKorban
#ReformasiPolri
#SandiMardianaPutra #StopKekerasanAparat

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kawal Moralitas Daerah, BEM STIS Al-Wafa Turun Aksi Desak Penerbitan Perwali dan Tolak LGBT

15 Agustus 2026 - 01:12 WIB

BEM Politeknik Bisnis Digital Indonesia Gelar Diskusi Politik, Dorong Mahasiswa Kritis Kawal Demokrasi dan Kebijakan Publik

14 Agustus 2026 - 05:18 WIB

Menjelang Hari Damai Aceh 2026, Ketua SODARA Ajak Masyarakat Jaga Silaturahmi dan Dorong Penuntasan MoU Helsinki

13 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Disperkimta Tangsel Diduga Kuat “Pelihara” Praktik Pungli Lewat Tim PHO, Aktivis Reformasi bersiap Bawa Bukti ke APH

13 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Kunjungi Pos UKK Serat Nanas Pangkul, Pelajari Inovasi Pengolahan Serat Daun Nanas

12 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Trending di Nusantara