Menu

Mode Gelap
Ketika Hijau-Hitam Menjadi Jejak Pengabdian Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen Bersama Wako Lis, PERBARINDO Salurkan Bantuan Pupuk untuk Petani Tanjungpinang Dispora Tanjungpinang Siapkan Pendamping Bersertifikat untuk Atlet Difabel Kejurda Para Tenis Meja Kepri Dibuka, Pemprov dan Pemko Dukung Pembinaan Atlet Difabel

Aceh

PB PII Soroti Dampak Media Sosial terhadap Remaja dalam Siaran Dialog Interaktif RRI Pro 2 Banda Aceh

badge-check


					PB PII Soroti Dampak Media Sosial terhadap Remaja dalam Siaran Dialog Interaktif RRI Pro 2 Banda Aceh Perbesar

Faktabatamnews.com. Banda Aceh, 10 Juli 2026 – Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) menjadi narasumber dalam program dialog interaktif Cerita Kamu yang diselenggarakan RRI Pro 2 Banda Aceh dengan mengangkat tema “Remaja dan Media Sosial: Antara Prestasi, Tekanan Mental, dan Perubahan Karakter”, Jumat (10/7/2026) pukul 16.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Studio RRI Pro 2 Banda Aceh tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI Banda Aceh Live, sehingga dapat diikuti oleh masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.

Dalam paparannya, Ketua Umum PB PII, Amsal, menegaskan bahwa media sosial merupakan ruang yang memiliki dua sisi. Di satu sisi, media sosial mampu menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, membangun prestasi, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas diri. Namun di sisi lain, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari tekanan mental, kecanduan digital, hingga perubahan karakter yang menjauhkan remaja dari nilai-nilai moral, etika, dan kepedulian sosial.

Amsal menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan pendidikan karakter agar generasi muda mampu memanfaatkan media sosial secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, pelajar perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, mengendalikan diri, serta menjadikan media sosial sebagai instrumen pembelajaran dan pengembangan diri, bukan sekadar ruang hiburan atau pencarian pengakuan.

Sementara itu, Ketua II PB PII, Yusuf Wicaksono, menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi remaja saat ini bukan hanya persoalan kemajuan teknologi, tetapi juga kemampuan dalam mengelola dampak psikologis yang muncul akibat penggunaan media sosial.

Ia mengungkapkan bahwa tekanan untuk selalu tampil sempurna, membandingkan diri dengan orang lain, hingga paparan informasi yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mental remaja. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, organisasi kepelajaran, serta pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi generasi muda.

Menurut Yusuf, organisasi kepelajaran seperti PII memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pelajar melalui pembinaan kepemimpinan, penguatan literasi digital, serta pengembangan budaya berdiskusi yang sehat sehingga pelajar mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan berintegritas.

Melalui dialog ini, PB PII berharap semakin banyak pelajar yang menyadari pentingnya menggunakan media sosial secara bijaksana, menjadikannya sebagai sarana membangun prestasi, memperluas wawasan, serta menghadirkan konten-konten yang bermanfaat bagi masyarakat.

Program Cerita Kamu menjadi ruang edukasi publik yang mempertemukan berbagai perspektif mengenai isu-isu aktual di kalangan remaja, sekaligus mendorong lahirnya kesadaran bersama dalam menghadapi tantangan era digital secara positif dan konstruktif.

Penulis: Yusuf W
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen

17 September 2026 - 18:38 WIB

KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa

17 September 2026 - 09:52 WIB

BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah

16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa

16 September 2026 - 00:15 WIB

Founder ISIM Apresiasi Kementan Bongkar Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi

15 September 2026 - 16:24 WIB

Trending di Nasional