Menu

Mode Gelap
Mengenal Lebih Dekat Supriyadi: Figur KAHMI Muda Berpengalaman, Siap Bawa MD KAHMI Batam Semakin Hebat Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515 Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026: Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102% Kecamatan Tanjungpinang Barat Sosialisasikan SIMPATI, Permudah Pelaporan dan Pengurusan Akta Kematian RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi Pendapatan Kepri Diproyeksikan Naik Rp82,19 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

Regional

Seleksi Jpt Tangsel Jadi Sorotan, Ketum Gharis: Walikota Jangan Asal Pilih Nomor Satu Jika Miskin Kompetensi Teknis!

badge-check


					Seleksi Jpt Tangsel Jadi Sorotan, Ketum Gharis: Walikota Jangan Asal Pilih Nomor Satu Jika Miskin Kompetensi Teknis! Perbesar

FaktaBatamNews.Com. Ciputat-14 April 2026 Ketua Umum GHARIS, Hotmartua Simanjuntak, S.Hum. , memberikan peringatan keras terkait proses pengisian jabatan eselon II.b di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Di depan Gedung Rektorat UIN Jakarta, ia menyatakan bahwa Walikota Benyamin Davnie tidak boleh terjebak dalam “permainan angka” yang mengabaikan kriteria keahlian teknis sesuai aturan yang berlaku.

 

BKAD dan Dispora: Kompetensi Lapangan vs Formalitas Angka

 

Hotmartua menyoroti adanya keganjilan dalam nominasi pemenang seleksi. Di pos Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), misalnya, terdapat kandidat seperti Billy Sukarsana dan Indri Sari Yuniandri yang sudah memiliki rekam jejak panjang di bidang keuangan. Namun, opini publik justru digiring untuk memenangkan nomor urut 1 yang secara historis belum pernah bertugas di BKAD.

 

Begitu juga di Dispora, selisih skor antara peringkat 1 dan 2 (Ucok AH Siagian) hanya 0,80 poin . Nilai setipis itu tidak bisa mengalahkan fakta bahwa Ucok sudah 7 tahun mengabdi di bidang teknis olahraga, sementara yang nomor satu nihil pengalaman lapangan di bidang itu,” tegas Hotmartua.

 

“Jika Hanya Skor Tertinggi, Aturan 3 Besar Adalah Pembodohan!”

 

GHARIS mengecam keras pernyataan yang menyebut Walikota hanya akan melantik nomor urut satu. Menurutnya, hal itu melangkahi marwah Walikota yang seharusnya memiliki kebijaksanaan untuk menggali potensi terbaik dari tiga kandidat terpilih.

 

“Kalau Walikota hanya mau patuh pada angka di atas kertas tanpa melihat siapa yang paling paham ‘isi perut’ dinasnya, untuk apa ada seleksi 3 besar? Lebih baik ubah saja aturan mainnya dari awal! Jika Walikota memaksakan pelantikan hanya berdasarkan nilai teratas tanpa melihat rekam jejak nyata, maka Pak Wali secara sadar sedang melakukan Pembodohan Publik dan membiarkan strategi dinas dipimpin oleh ‘pejabat magang’ yang tidak kompeten,” lanjutnya.

 

Menagih Integritas Persyaratan Poin 4

 

GHARIS kembali menuntut ketegasan atas Persyaratan Poin 4 dalam pengumuman pendaftaran Pansel, yang mewajibkan pengalaman jabatan di bidang tugas relevan minimal 5 tahun secara kumulatif .

 

“Persyaratan Poin 4 itu bukan sekadar hiasan dokumen! Jika Walikota abai terhadap persyaratan pengalaman teknis ini demi meloloskan kandidat titipan atau sekadar formalitas skor, maka ini adalah penghinaan terhadap profesionalisme ASN di Tangsel. Memilih di luar kriteria keahlian berarti mengangkangi aturan yang dibuat sendiri oleh pemerintah kota,” tegas Hotmartua dengan nada tajam.

 

Pernyataan Penutup: GHARIS Akan Lawan Rekayasa!

 

Hotmartua menegaskan, GHARIS tidak akan tinggal diam melihat potensi rekayasa birokrasi yang mengorbankan kepentingan rakyat Tangsel.

 

“Hari ini saya tegaskan, GHARIS turun tangan langsung! Kami ingatkan Pak Wali, jangan termakan framing media atau tekanan elit. Pilihlah berdasarkan nyali, kompetensi teknis, dan kepatuhan pada syarat poin 4. Jika prosedur ini dikangkangi demi memaksakan nomor satu yang minim pengalaman teknis, maka marwah kelengkapan Tangsel sedang digadaikan, dan kami akan lawan! ”

 

#KawalSeleksiTangsel #GharisTurunTangan #StopPejabatMagang #TegakkanAturanPoin4

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan

14 September 2026 - 01:24 WIB

Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi

14 September 2026 - 00:41 WIB

Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas

13 September 2026 - 17:55 WIB

Tiga Hari Digelar, 24 Masjid di Tangerang Selatan Ikuti Bimtek Pengelolaan Masjid Modern

13 September 2026 - 17:50 WIB

Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu!

13 September 2026 - 16:50 WIB

Trending di Aceh