Menu ✖

Mode Gelap
ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah Kasus Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi: Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang Minggu Besok, Pemko Tanjungpinang Gelar Operasi Pasar Murah, Ayam Dijual Rp35 Ribu Terima Sertifikat Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri, Lis Darmansyah Ajak Media Siber Bersinergi Bangun Tanjungpinang Mosi Tidak Percaya Pada Majelis, Hotmartua Cabut Sengketa Informasi Melawan Dispora Tangsel Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

Kepri

Yusfa: Aduan Masyarakat Jadi Kunci Pemko Batam Bersih

badge-check


					Inspektorat Daerah Kota Batam meningkatkan kapasitas aparatur melalui bimbingan teknis pengaduan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berintegritas. Perbesar

Inspektorat Daerah Kota Batam meningkatkan kapasitas aparatur melalui bimbingan teknis pengaduan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berintegritas.

FaktaBatamNews.Com. Batam-Inspektorat Daerah Kota Batam terus memperkuat perannya sebagai quality assurance sekaligus early warning system dalam tata kelola pemerintahan. Melalui fungsi tersebut, setiap pengaduan masyarakat tidak hanya diterima, tetapi juga ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan tepat waktu.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Inspektorat Kota Batam, Yusfa Hendri, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Pengaduan Masyarakat yang digelar di Gedung Inspektorat Batam, Batamcenter, Rabu (1/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa pengaduan masyarakat memiliki posisi penting dalam mendorong perbaikan kinerja pemerintahan. Karena itu, setiap laporan yang masuk harus dikelola secara serius dan sistematis.

Pengaduan Masyarakat Jadi Pilar Transparansi
Yusfa menegaskan bahwa pengaduan masyarakat bukan sekadar laporan biasa. Sebaliknya, pengaduan merupakan bentuk partisipasi aktif publik dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Pengaduan masyarakat bukan sekadar laporan, tetapi merupakan bentuk partisipasi publik yang sangat berharga dalam mendukung perbaikan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh aparatur untuk mampu merespons setiap aduan dengan cepat dan tepat. Selain itu, pengelolaan yang baik juga akan memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas dalam pelayanan publik.

Tingkatkan Kapasitas APIP Lewat Bimtek
Untuk mendukung hal tersebut, Inspektorat menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, yakni Ihsan Dirgahayu dan Muhammad Aldo Ferdian. Kehadiran mereka memberikan penguatan materi sekaligus praktik terbaik dalam pengelolaan pengaduan masyarakat.

Melalui bimbingan teknis ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman baru, tetapi juga memperdalam mekanisme pengelolaan pengaduan yang efektif dan terintegrasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong sinergi antar perangkat daerah agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara optimal.

Dorong Pemerintahan yang Responsif dan Berintegritas
Lebih jauh, Yusfa menekankan pentingnya optimalisasi peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Ia menyebut, APIP harus menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap pengaduan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan.

Dengan demikian, pelayanan publik di Kota Batam tidak hanya meningkat dari sisi kualitas, tetapi juga semakin berintegritas.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang responsif terhadap aspirasi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah semakin meningkat,” ujarnya.

Sinergi untuk Kepercayaan Publik
Pada akhirnya, pengelolaan pengaduan masyarakat yang baik akan bermuara pada meningkatnya kepercayaan publik. Ketika masyarakat merasa didengar dan ditindaklanjuti, maka hubungan antara pemerintah dan warga akan semakin kuat.

Melalui langkah ini, Inspektorat Daerah Kota Batam tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun pemerintahan yang terbuka, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah

27 September 2026 - 00:26 WIB

Tingkatkan Kompetensi Guru Al-Qur’an, Amsakar Dorong Metode Mengajar Lebih Kreatif

26 September 2026 - 15:02 WIB

BP Batam dan PLN Siapkan Strategi Energi Hadapi Lonjakan Investasi Data Center

26 September 2026 - 12:26 WIB

Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

26 September 2026 - 00:31 WIB

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 13:52 WIB

Trending di Batam