Menu ✖

Mode Gelap
Mosi Tidak Percaya Pada Majelis, Hotmartua Cabut Sengketa Informasi Melawan Dispora Tangsel Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar Gebyar Shalawat, Weni Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi dan Cintai Rasulullah SAW Premier Law Firm Hadir di Batam, Amsakar Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum Masyarakat Wali Kota Lis Darmansyah Dukung Pengembangan Atlet Muda Lewat Danlanudal Cup Indoor Archery 2026 Perjusa SMPN 2 Tanjungpinang, Weni Tekankan Nilai Kebersamaan dan Kedisiplinan

Kepri

KPK RI meninjau sejumlah proyek strategis di Batam, Senin (6/4/2026).

badge-check


					KPK RI meninjau sejumlah proyek strategis di Batam, Senin (6/4/2026). Perbesar

KPK RI meninjau sejumlah proyek strategis di Batam, Senin (6/4/2026).

FaktaBatamNews.com, Batam-Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI menyoroti kerawanan korupsi dalam proyek strategis beranggaran besar di Kota Batam, dengan fokus utama pada aspek pengadaan barang dan jasa saat melakukan peninjauan lapangan, Senin (6/4/2026).

Kunjungan diawali ke Shelter Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam di Sekupang. Kasatgas Korsupgah Wilayah I, Uding Juharudin, mengatakan peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari monitoring tahun sebelumnya.

Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek strategis, terutama pada proses pengadaan yang dinilai paling rentan terhadap praktik korupsi.

Diakuinya, bangunan shelter tersebut masuk kategori proyek strategis karena memiliki nilai anggaran besar serta mendukung visi kepala daerah.

“Proyek strategis harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, tuntas, dan berfungsi secara optimal agar memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, KPK tidak mungkin mengunjungi seluruh proyek, namun kehadiran ini diharapkan menjadi pemicu (trigger) bagi proyek lain agar dikelola sesuai aturan.

Dalam pengawasan tersebut, KPK menyoroti bahwa praktik korupsi di daerah umumnya berkutat pada tiga hal utama, yakni pengadaan, jual beli jabatan, dan perizinan.

“Oleh karena itu, kami fokus mengawal pengadaan agar berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan seperti di daerah lain,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, perencana, pelaksana, hingga pengawas proyek.

Saat kunjungan, bangunan shelter diketahui sudah berdiri dan mulai difungsikan, setelah sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. KPK memastikan bangunan kini telah berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain pembangunan fisik, Uding mengingatkan pentingnya pemeliharaan agar kualitas bangunan tetap terjaga dan pelayanan tidak menurun.

“Jangan sampai di awal saja bagus, tetapi kemudian tidak terawat sehingga fungsinya menurun dan berdampak pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Terkait kesesuaian pembangunan, KPK melakukan penilaian berdasarkan dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, yang hasilnya dinyatakan sesuai.

Meski demikian, audit lanjutan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tetap akan dilakukan.
“Kami melihat dari dokumen bahwa semua tahapan telah diperiksa dan dinyatakan sesuai. Namun nanti BPK juga akan melakukan audit lebih lanjut,” ujarnya.

Selain shelter, tim KPK juga meninjau sejumlah proyek lain, seperti revitalisasi dan rehabilitasi gedung shelter, prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) Perumahan Central Park Residence di Tanjung Uncang, penguatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Baloi Permai, serta pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMP oleh Dinas Pendidikan.

Uding menegaskan, proyek-proyek tersebut tergolong strategis karena memiliki anggaran signifikan dan berdampak langsung pada pelayanan publik.

Ia kembali menekankan bahwa sektor pengadaan masih menjadi titik rawan korupsi di daerah.

“Permasalahan korupsi di daerah umumnya berkisar pada tiga hal, yaitu pengadaan, jual beli jabatan, dan perizinan. Karena itu, kami fokus mengawal proses pengadaan agar berjalan sesuai aturan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran KPK di lapangan diharapkan mendorong seluruh pihak bekerja secara profesional dan transparan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tingkatkan Kompetensi Guru Al-Qur’an, Amsakar Dorong Metode Mengajar Lebih Kreatif

26 September 2026 - 15:02 WIB

BP Batam dan PLN Siapkan Strategi Energi Hadapi Lonjakan Investasi Data Center

26 September 2026 - 12:26 WIB

Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

26 September 2026 - 00:31 WIB

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 13:52 WIB

Jaga Air Waduk untuk Masyarakat, Batam Siapkan Solusi Kebutuhan Air Data Center lewat SWRO

25 September 2026 - 13:07 WIB

Trending di Batam