Menu ✖

Mode Gelap
BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026 Jaga Air Waduk untuk Masyarakat, Batam Siapkan Solusi Kebutuhan Air Data Center lewat SWRO Soroti Dana Gempa Flores Rp 20 Miliar Manggarai Timur, Bakornas LKBHMI PB HMI Buka Posko Pengaduan Nasional Dan Desak Audit Total Bupati. Wako Lis Apresiasi Pandangan Fraksi, Jadi Bahan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 Wako Lis Sampaikan Ranperda Perubahan APBD 2026 kepada DPRD Pawai Lampion Festival Mooncake Semarak, Sekda Zulhidayat: Simbol Keharmonisan dan Keberagaman Tanjungpinang

Kepri

Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan mengajak seluruh masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

badge-check


					Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan mengajak seluruh masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Menanggapi polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan mengajak seluruh masyarakat untuk melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

Menurut Iman, apa yang disampaikan Li Claudia lahir dari kegelisahan seorang pemimpin yang melihat langsung persoalan sosial dan aktivitas  yang merugikan masyarakat serta membahayakan lingkungan.

“Bu Li itu pada dasarnya memiliki kepedulian besar terhadap Batam. Kadang dalam situasi lapangan yang penuh dengan berbagai macam dinamika, seorang ibu bisa berbicara tegas karena ingin melindungi rumahnya sendiri. Dan bagi beliau, Batam ini adalah rumah bersama yang harus dijaga,” ujar Iman.

Ia juga meminta masyarakat, khususnya para ibu dan tokoh masyarakat, untuk mengedepankan suasana sejuk serta tidak memperbesar perbedaan tafsir yang dapat memicu gesekan sosial di tengah masyarakat Batam yang majemuk.

“Tidak ada niat merendahkan siapa pun. Saya percaya masyarakat juga bisa membedakan mana ketegasan terhadap pelanggaran hukum dan mana sikap terhadap masyarakat kecil. Jangan sampai kita saling melukai hanya karena potongan narasi yang berkembang di media sosial,” tambahnya.

Iman menegaskan bahwa persoalan ini sejatinya sudah disikapi dengan baik dan penuh kekeluargaan. Li Claudia disebut telah bertemu langsung dengan sejumlah tokoh masyarakat dari kelompok yang sebelumnya merasa tersinggung, dan pertemuan tersebut berlangsung hangat serta penuh suasana persaudaraan.

“Mereka sudah duduk bersama, berbincang santai, saling memahami, bahkan saling memberikan dukungan untuk membangun Batam ke depan. Jadi sebenarnya tidak ada persoalan yang perlu diperbesar lagi,” kata Iman.

Menurutnya, komunikasi yang baik telah menghasilkan kesepahaman bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Batam tetap aman, harmonis, dan terus berkembang sebagai kota yang nyaman untuk semua golongan.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita sama-sama menjaga persatuan. Batam ini rumah besar kita bersama. Kalau ada perbedaan pendapat, selesaikan dengan dialog dan hati yang dingin,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat tidak lagi terjebak dalam narasi yang memecah suasana, melainkan fokus mendukung pembangunan dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Batam.

“Batam dibangun dengan semangat kebersamaan. Mari kita rawat kota ini dengan hati, dengan kasih sayang, dan dengan cara-cara yang menenangkan, bukan saling memperkeruh keadaan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Mendagri: Mengenalkan Sejarah Asal Bahasa Indonesia

25 September 2026 - 10:32 WIB

24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya

24 September 2026 - 15:39 WIB

Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

24 September 2026 - 15:30 WIB

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Gubernur Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

24 September 2026 - 15:25 WIB

Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu

24 September 2026 - 00:43 WIB

Trending di Kepri