Menu

Mode Gelap
Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi BI Kepri: Ekonomi Kepulauan Riau Tahun 2026 Masih Berkinerja Positif Komunitas Arah Pikir dan Heritage Fragrance Hadirkan The Alchemist Summer Camp, Ruang Kebersamaan yang Satukan Berbagai Generasi Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Hukum UPP Periode 2026–2027 “Menuju Organisasi yang Progresif dan Berkeadilan” Bank Indonesia Kepri Serahkan Tanjak Indah, Armada Pasar Murah Keliling Jaga Kestabilan Inflasi Daerah

Batam

Bursa Kerja Sudah Tumpah Ruah, LMB Kepri: SE 13/2026 Solusi Tepat Lindungi Pekerja Lokal Batam

badge-check


					Ketua Umum DPP LMB Kepri, Panglima Utama Farizal, Perbesar

Ketua Umum DPP LMB Kepri, Panglima Utama Farizal,

Faktabatamnews.com. Batam-Dewan Pimpinan Pusat Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau (DPP LMB Kepri) menyatakan apresiasi penuh terhadap Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 13 Tahun 2026 yang mulai membatasi pelayanan Kartu Pencari Kerja (AK/1) hanya bagi pemilik KTP Batam per 1 Maret 2026. Dukungan tersebut merupakan respon nyata terhadap kondisi faktual Batam hari ini yang dinilai semakin kritis.

Ketua Umum DPP LMB Kepri, Panglima Utama Farizal, dalam keterangan persnya, Selasa (12/5/2026), menyoroti sejumlah fakta di lapangan yang menjadi dasar utama dukungannya. Menurutnya, Batam saat ini sedang mengalami lonjakan populasi dan jumlah pencari kerja yang semakin penuh, bahkan tumpah ruah di berbagai bursa kerja.

“Setiap tahun, ribuan lulusan perguruan tinggi dan SMA dari Batam sendiri sudah berjuang mencari pekerjaan. Namun di sisi lain, kapal Pelni setiap hari mengangkut ribuan pendatang dari berbagai daerah, belum lagi dari jalur udara dan pelabuhan laut lainnya. Ini kondisi yang tidak bisa dibiarkan,” ujar Farizal dengan tegas.

Panglima Utama Farizal menilai SE Nomor 13 Tahun 2026 yang dikeluarkan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sangat relevan dan aktual dengan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa lonjakan pendatang tidak hanya memicu dampak negatif terhadap isu-isu sosial seperti kepadatan pemukiman dan potensi konflik, tetapi juga mempersempit ruang kesempatan kerja bagi masyarakat yang sudah memiliki KTP Batam.

“Pemenuhan lapangan kerja terhadap putra-putri kelahiran Batam dan masyarakat lokal harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Jangan sampai anak-anak daerah sendiri justru tersingkir di tanah kelahirannya karena arus pendatang yang tidak terkendali,” tegasnya.

Melalui SE Nomor 13 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam tidak lagi melayani penerbitan Kartu Pencari Kerja bagi pencari kerja yang menggunakan KTP atau Kartu Keluarga dari luar wilayah administrasi Batam. Kebijakan ini dinilai Farizal sebagai langkah berani dan tepat untuk memvalidasi data angkatan kerja sekaligus menjaga hak prioritas masyarakat lokal.

LMB Kepri juga mendorong pemerintah untuk terus mengawal implementasi SE ini dengan ketat di lapangan. Farizal mengajak seluruh elemen masyarakat Batam untuk mendukung kebijakan ini demi terciptanya ketertiban, keadilan, dan keseimbangan antara ketersediaan lapangan kerja dengan kebutuhan tenaga kerja lokal.

“Ini bukan soal anti-pendatang. Tapi soal mengatur agar pertumbuhan tidak merusak keseimbangan sosial dan ekonomi. Jika semua bisa bekerja sama, Batam tetap bisa terbuka, namun tetap berpihak pada warganya sendiri,” pungkas Farizal. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Status Pipa Dipertanyakan, Kejaksaan Evaluasi Dugaan Gangguan Proyek Drainase APBD Rp15 Miliar

3 Agustus 2026 - 20:11 WIB

MAHASISWA KOTA BATAM HADIRI SIDANG PRAPERADILAN KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PENGEROYOKAN

3 Agustus 2026 - 17:22 WIB

KETUA MPR AHMAD MUZANI DAN HABIB SYEIKH RESMIKAN PONPES NUR IMAN DI PULAU NGENANG BATAM

3 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah

3 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

3 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Trending di Batam