Menu

Mode Gelap
Batam Innovation Award 2026, 20 Inovasi Terbaik Masuk Tahap Penilaian Cegah Stunting Sejak Dini, Pemko Batam Maksimalkan Peran Posyandu Program Prioritas Amsakar-Li Claudia Wujudkan Mimpi Anak Pulau Menuju Kampus Terbaik Lanjut atau tersingkir, garuda! Bedah taktik indonesia vs singapura dan prediksi laga penentu semifinal aff championship 2026 Pesisir Menjawab, Weni Ajak Warga Senggarang Bergerak Bersama Lis Darmansyah Ikuti Langsung Pengecatan dan Pembersihan Kerb, Sambut Kolaborasi BPJN Kepri Jelang HUT RI ke-81

Kepri

Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau.

badge-check


					Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar saat memberikan sambutan pada mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026). Perbesar

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar saat memberikan sambutan pada mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

FaktaBatamNews.com, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan, berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023, prevalensi diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan. Kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 10-14 tahun sebesar 46 persen dan didominasi anak perempuan sebesar 59,3 persen.

“Mayoritas kasus merupakan diabetes tipe 1, meskipun obesitas disebut menjadi faktor risiko kuat terhadap diabetes tipe 2 pada anak,” terang Dewi pada pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk melakukan intervensi dini, terutama melalui pengendalian obesitas dan penerapan pola makan sehat pada anak.

Selain diabetes, Dewi juga menyoroti peningkatan kasus kanker pada anak. Berdasarkan data IDAI tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun di Indonesia. Kasus tersebut didominasi leukemia, disusul limfoma dan kanker otak.

Namun, hanya sekitar 20 persen kasus yang terdeteksi dan mendapatkan penanganan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah IDAI Kepri yang menggelar seminar edukasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan pemerintah dalam menekan angka diabetes dan kanker pada anak.

“Kami memberikan apresiasi kepada IDAI Kepri, seluruh dokter spesialis anak serta tenaga kesehatan yang selama ini tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan kekuatan bagi para orang tua yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi : AHW
Editor : Amka

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan KomDigi Pacu Penetrasi Broadband Lewat Teknologi Satelit dan Frekuensi 700MHz, Upaya Memutus Kesenjangan Digital di Kawasan Perbatasan

7 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Amirul Khalish Manik Resmi Ditunjuk sebagai Ketua Umum BPD KAPMI Provinsi Kepulauan Riau 2026-2031

7 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Dewi Ansar Ajak Generasi Z Jadi Pelopor Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker

6 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Diskominfo Kepri Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Informasi yang Transparan dan Partisipatif

6 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Tahun 2026, Pemprov Kepri Laksanakan Empat Proyek Pengendalian Banjir

6 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Trending di Kepri