Menu

Mode Gelap
LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028 Perkuat Ekosistem Inovasi, Batam dan Surabaya Teken Kerja Sama 24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Tanjungpinang

DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

badge-check


					DPPP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang mulai memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan hewan yang dikurbankan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala DPPP Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengatakan pemeriksaan ante mortem atau sebelum penyembelihan telah dilakukan sejak dua pekan terakhir di sejumlah lokasi penjualan dan penampungan hewan kurban.

“Hingga 24 Mei 2026, hampir 1.200 ekor sapi dan kambing telah diperiksa dan dinyatakan sehat serta layak,” ujarnya, Senin (25/5).

Menurut Robert, hewan kurban yang telah lulus pemeriksaan diberikan label “SL” atau sehat dan layak sebagai jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

Selain pemeriksaan kesehatan hewan, DPPP juga melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

“Itu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut dalam kondisi baik untuk pelaksanaan kurban,” katanya.

Tak hanya sebelum penyembelihan, DPPP juga akan melakukan pemeriksaan post mortem pada hari pelaksanaan kurban. Pemeriksaan dilakukan tenaga medis veteriner untuk memastikan kondisi daging dan organ hewan aman dikonsumsi masyarakat.

“Setelah hewan disembelih, tenaga medis veteriner akan memeriksa apakah terdapat penyakit, kandungan cacing, atau kondisi lainnya,” jelas Robert.

Pemeriksaan post mortem difokuskan di 27 masjid dengan jumlah hewan kurban terbanyak, terutama di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Salah satu titiknya di Masjid Al-Taubah Jalan Jenderal Sudirman yang nantinya menerima bantuan hewan kurban Presiden,” ungkapnya.

Robert menambahkan, ketersediaan hewan kurban di Kota Tanjungpinang tahun ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini stok sapi telah mencapai lebih dari 1.000 ekor, sementara kambing tersedia sekitar 1.386 ekor.

“Kalau untuk sapi, kebutuhan sekitar 950 ekor dan untuk kambing sekitar 1.386 ekor, jadi stoknya mencukupi,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

24 September 2026 - 19:28 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

24 September 2026 - 14:25 WIB

24 Tahun Kepri, Ekonomi Tumbuh 6,99 Persen, Investasi Tembus Rp40,38 Triliun

24 September 2026 - 14:22 WIB

Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri, Lis Darmansyah Ajak Perkuat Kebersamaan Membangun Daerah

24 September 2026 - 14:18 WIB

Operasi Gabungan, Dishub Tanjungpinang Tertibkan Tiga Truk ODOL

24 September 2026 - 14:12 WIB

Trending di Tanjungpinang