Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028 Perkuat Ekosistem Inovasi, Batam dan Surabaya Teken Kerja Sama 24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Gubernur Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

Tanjungpinang

Setiap Kelurahan di Tanjungpinang Ditargetkan Miliki Anak Asuh Cegah Stunting pada 2026

badge-check


					Setiap Kelurahan di Tanjungpinang Ditargetkan Miliki Anak Asuh Cegah Stunting pada 2026 Perbesar

Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menargetkan setiap kelurahan memiliki minimal satu anak asuh dari keluarga berisiko stunting pada 2026 melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Target tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, dalam pertemuan evaluasi dan penyusunan program GENTING di Aula Puskesmas Batu 10, Senin (25/5/2026).

Menurut Rustam, program orang tua asuh menjadi salah satu langkah percepatan penurunan stunting dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Bantuan yang diberikan dapat berupa dukungan nutrisi secara berkelanjutan, salah satunya pemberian telur selama tiga sampai enam bulan guna membantu pemenuhan gizi keluarga,” ujarnya.

Pertemuan lintas sektor itu dihadiri camat, lurah, PKK, Baznas, perguruan tinggi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas gizi puskesmas, hingga penyuluh KB se-Kota Tanjungpinang.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2025, pertemuan juga membahas strategi penguatan pendampingan bagi keluarga berisiko stunting.

Rustam juga mengajak camat dan lurah turut menjadi orang tua asuh bagi anak-anak di wilayah masing-masing. Dukungan serupa juga diharapkan dari perguruan tinggi, akademisi kesehatan, Baznas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, baik melalui bantuan nutrisi maupun nonnutrisi.

“Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Tanjungpinang dapat berjalan lebih terpadu dan berkelanjutan,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

24 September 2026 - 14:25 WIB

24 Tahun Kepri, Ekonomi Tumbuh 6,99 Persen, Investasi Tembus Rp40,38 Triliun

24 September 2026 - 14:22 WIB

Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri, Lis Darmansyah Ajak Perkuat Kebersamaan Membangun Daerah

24 September 2026 - 14:18 WIB

Operasi Gabungan, Dishub Tanjungpinang Tertibkan Tiga Truk ODOL

24 September 2026 - 14:12 WIB

Rutin Uji KIR, Pastikan Kendaraan Aman di Jalan

24 September 2026 - 14:09 WIB

Trending di Tanjungpinang