Menu

Mode Gelap
Rakor PBNN 2026, Sekda Batam Dorong Optimalisasi Informasi Publik di Era Digital SDN 011 BENGKONG BUKA SPMB 2026/2027 TEGASKAN BEBAS SUAP, PUNGLI, DAN GRATIFIKASI Upacara 17 Hari Bulan di Batam, Kajari Batam: Perbedaan Pendapat Jangan Menjadi Sumber Perpecahan Bangsa Sensus Ekonomi 2026: Bupati Karimun Iskandarsyah Jadikan Data Akurat Fondasi Utama Strategi Ekonomi Daerah Semarak Pawai Obor 1 Muharam 1448 H, Bupati Karimun Dorong Masjid Kembali Jadi Pusat Peradaban Bupati Nizar Hadir di Tengah Korban Puting Beliung Tanjung Kelit, Bukti Kepedulian Tak Selalu Diukur Angka

Nasional

SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi

badge-check


					SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Kabar menggembirakan datang dari pasar keuangan Indonesia. Penguatan nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir mendapat apresiasi dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Melalui pernyataannya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyebut penguatan Rupiah dan IHSG menjadi sinyal positif bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan dan instrumen untuk menghadapi tekanan ekonomi yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Alhamdulillah, ada good news untuk kita semua. Dua hari ini Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini menjadi awal yang baik,” ujar SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu nilai perkembangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa pandangannya beberapa waktu lalu tidak keliru.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki sumber daya politik maupun ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.

SBY menegaskan berbagai opsi kebijakan masih tersedia, baik melalui instrumen fiskal pemerintah maupun kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan menghentikan pelemahan Rupiah dan IHSG yang sebelumnya berlangsung beruntun menjadi bukti adanya langkah konkret dari pemerintah dan otoritas keuangan.

“Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita untuk mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat,” katanya.

SBY juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan berhasil meredam tekanan yang sempat menghantam pasar keuangan nasional.

Jika tidak segera diatasi, lanjut SBY, pelemahan nilai tukar dan pasar saham berpotensi semakin sulit dikendalikan karena dipengaruhi kombinasi faktor ekonomi riil, kondisi fiskal, beban utang, hingga sentimen dan persepsi pasar.

Karena itu, SBY meminta pemerintah terus menjaga momentum positif dengan memperkuat kondisi fiskal negara, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan SBY ini menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah ekonomi pemerintahan Prabowo di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi perekonomian. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bank Sentral Indonesia & China Sepakati Teken Sejarah Tanpa Bergantung Dolar Amerika

13 Juni 2026 - 03:02 WIB

Aksi Demo BEM SI di HI ada satu Poster Bertuliskan “Semua Udah Naik, Prabowo Kapan Turun?”

12 Juni 2026 - 23:43 WIB

Harumkan Nama Bangsa, Perwira TNI AD Lulus dari Pendidikan Militer Elite AS

12 Juni 2026 - 22:56 WIB

Di Balik Pelemahan Rupiah, Singapura Dituding Menjadi Pusat Perputaran Dana dan Transaksi Spekulatif yang Merugikan Indonesia

12 Juni 2026 - 02:00 WIB

Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT

11 Juni 2026 - 04:44 WIB

Trending di Nasional