Menu

Mode Gelap
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 Kini Bertuliskan KRI Sriwijaya Nomor Lambung 100 DPRD Padang Pertanyakan Prospek Bisnis Baru Perumda PSM, Rental Mobil dan Angkutan Sampah B3 Masih Dikaji Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu Dialog Kepri Menyapa TVRI, Gubernur Ansar Dorong Pemerataan Pembangunan dan Konektivitas International Business Forum 2026 Digelar di Batam, Rancangan Akses Pelaku UMKM ke Pasar Global Wagub Nyanyang Dorong SBT Perkuat Perlindungan dan Aktivitas Masyarakat Perbatasan

Nasional

SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi

badge-check


					SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Kabar menggembirakan datang dari pasar keuangan Indonesia. Penguatan nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir mendapat apresiasi dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Melalui pernyataannya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyebut penguatan Rupiah dan IHSG menjadi sinyal positif bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan dan instrumen untuk menghadapi tekanan ekonomi yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Alhamdulillah, ada good news untuk kita semua. Dua hari ini Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini menjadi awal yang baik,” ujar SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu nilai perkembangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa pandangannya beberapa waktu lalu tidak keliru.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki sumber daya politik maupun ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.

SBY menegaskan berbagai opsi kebijakan masih tersedia, baik melalui instrumen fiskal pemerintah maupun kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan menghentikan pelemahan Rupiah dan IHSG yang sebelumnya berlangsung beruntun menjadi bukti adanya langkah konkret dari pemerintah dan otoritas keuangan.

“Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita untuk mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat,” katanya.

SBY juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan berhasil meredam tekanan yang sempat menghantam pasar keuangan nasional.

Jika tidak segera diatasi, lanjut SBY, pelemahan nilai tukar dan pasar saham berpotensi semakin sulit dikendalikan karena dipengaruhi kombinasi faktor ekonomi riil, kondisi fiskal, beban utang, hingga sentimen dan persepsi pasar.

Karena itu, SBY meminta pemerintah terus menjaga momentum positif dengan memperkuat kondisi fiskal negara, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan SBY ini menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah ekonomi pemerintahan Prabowo di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi perekonomian. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 Kini Bertuliskan KRI Sriwijaya Nomor Lambung 100

24 September 2026 - 02:20 WIB

Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah

23 September 2026 - 04:49 WIB

Pasca Isu Nusron Reshuffle Kembali Menguat, Ahmad Doli Kurnia Paling Relevan Jadi Pengganti

21 September 2026 - 21:02 WIB

Setelah Peresmian Lima Kodam Baru, Berlanjut Pelantikan Pangdam di Monas

21 September 2026 - 20:52 WIB

Presiden Lantik Pangdam Kepri di Monas, Kodam ‘Hang Tuah’ Bermarkas Di Pinang?

21 September 2026 - 20:47 WIB

Trending di Nasional