Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang — Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi Camat dan Lurah sebagai upaya memperkuat sinergi, mengevaluasi pelaksanaan program, serta memastikan tindak lanjut berbagai arahan yang telah disampaikan dalam rapat koordinasi sebelumnya, yang berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (24/6/2026).
Dalam rapat tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas yakni progres tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan setiap bulan. Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program dan penyelesaian berbagai persoalan di tingkat wilayah.

Lis menegaskan, camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karena itu, diperlukan sikap profesional, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalankan setiap tugas dan amanah yang diberikan.
Selain itu, Lis juga menginstruksikan agar kedisiplinan aparatur terus diperkuat, salah satunya melalui pelaksanaan apel serta pengecekan daftar kehadiran pegawai sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan terhadap tanggung jawab aparatur.
“Disiplin bukan hanya terkait kehadiran, tetapi juga bagaimana kita menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memiliki komitmen, dan menjaga integritas sebagai aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” tegas Lis.
Dalam kesempatan tersebut, Lis mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, aparatur harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran, serta hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Camat dan lurah harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, dengarkan keluhan, dan pastikan setiap persoalan dapat ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Lis.
Lebih lanjut, Lis juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan anggaran, neraca keuangan, serta penataan aset daerah. Ia meminta seluruh perangkat wilayah untuk memahami dan memperhatikan administrasi keuangan agar pengelolaan anggaran dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.
Lis menyebut pentingnya pendataan dan pengelolaan setiap aset yang dimiliki pemerintah harus tercatat, terjaga, dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Manajemen keuangan harus kita benahi bersama. Mulai dari perencanaan anggaran, pencatatan neraca, hingga pengelolaan aset harus dilakukan dengan tertib dan bertanggung jawab,” ungkap Lis.
Melalui rakor ini, Pemko Tanjungpinang berharap koordinasi antara kecamatan dan kelurahan semakin kuat, serta seluruh jajaran mampu menjalankan tugas dengan disiplin, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW











