Menu

Mode Gelap
Amsakar Achmad Kembali Pimpin KAHMI Batam 2026-2031 Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Mepar, Luas Terbakar ± ½ Hektare Rycko Menoza Serahkan Berkas Pendaftaran Calon Ketua DPD Golkar Kota Bandar Lampung Seorang Pria di Anambas Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri Surya Paloh Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, NasDem Siap Hadapi Risikonya Mendadak Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar

Advetorial

Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Pantun Tiga Serumpun di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Pantun Tiga Serumpun di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026).

Faktabatamnews.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpun yang merupakan kolaborasi antara Radio Republik Indonesia (RRI), Radio Televisyen Malaysia (RTM), dan Radio Televisyen Brunei (RTB). Kegiatan ini digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang secara bersama oleh Wali Kota Batam dan pimpinan delegasi dari tiga negara. Kehadiran insan penyiaran dan budayawan dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam tersebut memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Melayu di tingkat regional.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam Abdi, yang memiliki kedekatan emosional dengan Kota Batam. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Delegasi RTM, Puan Nor Zamsuni binti Ramli, serta Ketua RTB, Tuan Mohammad Akil Faiz.

“Selamat datang kembali kepada Bapak Mistam Abdi yang pernah bertugas di Batam. Momentum ini terasa seperti pulang kampung. Terima kasih atas dedikasi RRI dalam membangun kolaborasi ini,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan, pelestarian budaya Melayu membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas negara. Menurutnya, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam memiliki akar budaya yang sama, sehingga kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas di tengah tantangan era disrupsi.

“Budaya bukan sekadar romantisme masa lalu, tetapi menjadi fondasi nilai bagi generasi. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal kerap tergerus. Karena itu, jati diri harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keberagaman Indonesia yang memiliki lebih dari 300 suku bangsa. Menurutnya, budaya merupakan hasil proses panjang yang membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku masyarakat.

Selain itu, Amsakar mengapresiasi pengakuan pantun oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda yang diusulkan secara bersama oleh negara-negara serumpun.

Mengakhiri sambutannya, Amsakar menyampaikan pesan filosofis Melayu sebagai penyemangat pelestarian budaya.

“Esa hilang dua terbilang, patah tumbuh hilang berganti, takkan Melayu hilang di bumi. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pantun Tiga Serumpun kolaborasi RRI, RTM, dan RTB secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Batam, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Kembali Pimpin KAHMI Batam 2026-2031

20 September 2026 - 16:45 WIB

BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu

19 September 2026 - 14:52 WIB

BP Batam dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Energi Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim

19 September 2026 - 14:48 WIB

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

18 September 2026 - 21:36 WIB

Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026

18 September 2026 - 19:12 WIB

Trending di Batam