Menu ✖

Mode Gelap
Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah Kasus Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi: Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang Minggu Besok, Pemko Tanjungpinang Gelar Operasi Pasar Murah, Ayam Dijual Rp35 Ribu Terima Sertifikat Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri, Lis Darmansyah Ajak Media Siber Bersinergi Bangun Tanjungpinang Mosi Tidak Percaya Pada Majelis, Hotmartua Cabut Sengketa Informasi Melawan Dispora Tangsel

Batam

Aturan Baru ASN Batam: WFH Bergilir Mulai Rabu, Seluruh Pegawai Wajib Masuk Kantor Hari Senin

badge-check


					Apel ASN Pemerintah Kota Batam saat jam kerja, foto diambil beberapa waktu yang lalu saat apel di Halaman Kantor Wali Kota Batam. Perbesar

Apel ASN Pemerintah Kota Batam saat jam kerja, foto diambil beberapa waktu yang lalu saat apel di Halaman Kantor Wali Kota Batam.

FaktaBatamNews.Com. Batam-Pemerintah Kota Batam memastikan, sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) yang mulai bergulir Rabu, 25 Maret 2026 besok, ini hanya berlangsung sementara. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan kembali masuk kantor atau Work From Office (WFO) 100 persen pada hari Senin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan aturan ini dibuat agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

“Para ASN akan masuk semua pada hari Senin. Sementara untuk yang masuk besok Rabu itu adalah yang diprioritaskan, seperti pelayanan publik dan lainnya. Itu harus masuk,” ujar Rudi, Senin, 23 Maret 2026.

Ia menjelaskan, jadwal teknis terkait siapa yang bertugas di kantor dan siapa yang bekerja dari rumah sudah diatur secara rinci oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Mulai berlaku besok. Siapa yang WFH dan WFO sudah diatur semua setiap OPD, kita sesuai dengan arahan bapak menteri. Jadi besok kita akan masuk sebagian ASN dan sebagian lagi WFH,” tambahnya.

Kebijakan ini baru tahap awal. Pemerintah berencana memberlakukan skema WFH secara lebih terstruktur setelah Lebaran nanti. Tidak hanya untuk ASN, sektor swasta pun akan diimbau mengikuti pola serupa.

Saat ini, koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri tengah digenjot. Fokusnya adalah mematangkan mekanisme absensi serta pengawasan pegawai.

Rencananya, skema WFH akan diberlakukan satu hari dalam seminggu. Tujuannya untuk menekan konsumsi bahan bakar dan biaya energi di tengah tingginya harga minyak global.

Hari pelaksanaannya masih dalam pembahasan. Opsi hari Jumat menjadi pertimbangan utama karena berpotensi menciptakan long weekend dari Jumat hingga Minggu.

Pemerintah memperkirakan, kebijakan ini bisa menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 20 persen, atau sekitar seperlima dari konsumsi normal.

Kebijakan WFH ini punya pengecualian ketat. ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik tetap diwajibkan bekerja di kantor (WFO). Layanan kepada masyarakat harus berjalan normal tanpa gangguan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tingkatkan Kompetensi Guru Al-Qur’an, Amsakar Dorong Metode Mengajar Lebih Kreatif

26 September 2026 - 15:02 WIB

BP Batam dan PLN Siapkan Strategi Energi Hadapi Lonjakan Investasi Data Center

26 September 2026 - 12:26 WIB

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 13:52 WIB

Jaga Air Waduk untuk Masyarakat, Batam Siapkan Solusi Kebutuhan Air Data Center lewat SWRO

25 September 2026 - 13:07 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 10:01 WIB

Trending di Batam