Menu

Mode Gelap
Jelang Hari Jadi ke-24, Ansar Tagih Perhatian Pusat: Kepri Gerbang Negara, Bukan Daerah Pinggiran Dari Piring Kita, Tanjungpinang Gerakkan TANJAK PANGAN untuk Kurangi Pemborosan Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam Rokok Rave Tanpa Pita Cukai Diduga Beredar di Kepri, Jalur Laut Jadi Sorotan Aman Gugat Pemberatasan Narkoba dan Pembungkaman Demokrasi Haji Ahmad Diduga Perdaya Penjual dan Pembeli dalam Modus Segitiga Motor

Batam

Kadisdik Batam Bungkam, Muncul Desakan kepada Wali Kota Amsakar Ahmad untuk Mencopot Kadisdik yang Dinilai Mengarah pada Praktik Kolusi dan Nepotisme

badge-check


					Kadisdik Batam Bungkam, Muncul Desakan kepada Wali Kota Amsakar Ahmad untuk Mencopot Kadisdik yang Dinilai Mengarah pada Praktik Kolusi dan Nepotisme Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam- Polemik dugaan pelibatan unsur pendidikan dalam kegiatan pawai yang diwarnai orasi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir dan kini berkembang menjadi desakan agar Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, segera mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Senin (22/6/2026)

‎Desakan tersebut muncul setelah Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam belum memberikan penjelasan resmi atas sejumlah pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan pengerahan unsur pendidikan dalam kegiatan tersebut.

‎Sikap bungkam yang dipertahankan justru dinilai semakin memperbesar ruang spekulasi dan menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di sektor pendidikan.

‎Sorotan masyarakat kini tidak lagi hanya tertuju pada pelaksanaan pawai, melainkan juga pada dugaan adanya kepentingan tertentu yang melatarbelakangi pelibatan struktur pendidikan dalam kegiatan yang sarat dengan pesan dukungan terhadap suatu program.

‎Di tengah polemik tersebut, muncul penilaian dan kekhawatiran publik yang mengarah pada potensi praktik kolusi dan nepotisme apabila nantinya terbukti terdapat hubungan, afiliasi, atau kepentingan tertentu yang berkaitan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

‎Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang.

‎Masyarakat pun menilai, diamnya pejabat publik dalam isu yang menyangkut marwah pendidikan justru dapat menggerus kepercayaan publik terhadap institusi yang dipimpinnya.

‎Sejumlah pihak meminta Wali Kota Batam tidak menunggu polemik ini semakin meluas dan segera mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di Dinas Pendidikan Kota Batam.

‎”Apabila seorang pejabat tidak mampu memberikan klarifikasi terhadap persoalan yang menjadi perhatian publik dan justru membiarkan berbagai pertanyaan menggantung tanpa jawaban, maka evaluasi menjadi langkah yang wajar dilakukan demi menjaga kepercayaan masyarakat,” demikian salah satu pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.

‎Publik juga menyoroti pentingnya menjaga dunia pendidikan agar tetap steril dari kepentingan apa pun di luar mandat utamanya, yaitu mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa.

‎Pertanyaan mendasar yang hingga kini belum terjawab pun terus bergulir.
‎Mengapa kepala sekolah dikumpulkan pada hari libur? Atas dasar apa unsur pendidikan dilibatkan? Siapa yang memberikan instruksi? Dan adakah kepentingan tertentu yang melatarbelakangi kegiatan tersebut?

‎Kini bola berada di tangan Pemerintah Kota Batam. Sikap dan langkah yang diambil Wali Kota Batam akan menjadi ujian nyata komitmen pemerintah dalam menjaga integritas birokrasi, netralitas pendidikan, serta menutup ruang bagi dugaan praktik kolusi, konflik kepentingan, dan nepotisme yang dapat mencederai kepercayaan publik.

‎Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya nama sebuah dinas, melainkan marwah dunia pendidikan Kota Batam dan kepercayaan masyarakat yang selama ini dibangun untuk melindungi masa depan anak-anak bangsa.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

23 September 2026 - 14:50 WIB

Rokok Rave Tanpa Pita Cukai Diduga Beredar di Kepri, Jalur Laut Jadi Sorotan

23 September 2026 - 14:48 WIB

Peringati Milad Perkumpulan Urang Banten dan Maulid Nabi SAW, Warga Banten di Kepri Diimbau Jaga Kondusivitas dan Perkuat Kolaborasi Pembangunan

22 September 2026 - 17:34 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Permudah Administrasi Kapal Nelayan di Hinterland

22 September 2026 - 16:18 WIB

Pantau Ketat Kondisi Waduk Nongsa, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif

22 September 2026 - 10:43 WIB

Trending di Batam