Menu ✖

Mode Gelap
Museum dan Monumen Bahasa Nasional Mulai Dibangun di Pulau Penyengat Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Mendagri: Mengenalkan Sejarah Asal Bahasa Indonesia Kepala Kantor Kemenag Kab Brebes Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan MDT BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk PRIMA DMI Langsa Genap 2 Tahun, Puluhan Elemen Diberi Apresiasi atas Dukungan kepada Remaja Masjid Wali Kota Langsa Buka PKRM 2026, Ketua PRIMA DMI Langsa Dorong Masjid Jadi Benteng Moral Generasi Muda

Batam

Warga Nagoya Apresiasi Kepemimpinan Cepat Tanggap Li Claudia

badge-check


					Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra Perbesar

Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra

Faktabatamnews.com. Batam-Senyum optimisme mulai kembali terlihat di wajah para pelaku usaha dan masyarakat Kota Batam, khususnya di kawasan Nagoya yang selama ini dikenal sebagai salah satu jantung pariwisata dan perdagangan kota.

Dalam beberapa pekan terakhir, geliat wisatawan mancanegara (wisman) disebut mulai terasa kembali. Hotel-hotel perlahan ramai, pusat perbelanjaan mulai hidup, restoran dan tempat hiburan kembali dipadati tamu asing yang datang dari berbagai negara tetangga.

Bagi masyarakat, kebangkitan ini bukan sekadar angka kunjungan.

Ini adalah tanda bahwa Batam masih dipercaya sebagai kota tujuan wisata yang nyaman untuk disinggahi.

Salah seorang warga Nagoya mengatakan, suasana kota yang lebih tertib, lebih bersih, dan lebih terjaga belakangan ini ikut memberi pengaruh terhadap tumbuhnya rasa nyaman para pengunjung.

Menurutnya, upaya pemerintah dalam merespons persoalan lapangan dengan cepat mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun dunia usaha.

“Sekarang ini wisatawan asing sudah mulai ramai lagi. Nagoya mulai hidup. Kita lihat hotel, mal, kuliner, semua mulai bergerak. Ini pertanda Batam masih diminati,” ujarnya kepada media ini, Selasa (5/5/2026).

Ia menilai, situasi tersebut tidak lepas dari keseriusan pemerintah daerah, khususnya gerak cepat Li Claudia Chandra yang belakangan aktif turun menata berbagai persoalan kota.

Mulai dari kebersihan, ketertiban lingkungan, penanganan aktivitas liar, hingga penataan wajah kawasan strategis dinilai menjadi bagian penting dalam membangun citra Batam sebagai kota yang ramah wisata.

“Bu Li Claudia ini cepat tanggap. Beliau sering turun langsung, lihat persoalan, minta dibenahi. Masyarakat melihat itu. Kota yang dipimpin dengan perhatian seperti ini tentu membuat orang merasa lebih yakin Batam sedang dibenahi,” katanya.

Sebagai kota yang berhadapan langsung dengan Singapore dan Malaysia, Batam memang tidak hanya menjual lokasi strategis. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 10:01 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 19:41 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 16:05 WIB

Perkuat Ekosistem Inovasi, Batam dan Surabaya Teken Kerja Sama

24 September 2026 - 16:01 WIB

Hari Jadi Kepri, Amsakar Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Berkelanjutan

24 September 2026 - 13:55 WIB

Trending di Batam