oleh

Warga Nagoya Apresiasi Kepemimpinan Cepat Tanggap Li Claudia

-Batam-68 Dilihat

Faktabatamnews.com. Batam-Senyum optimisme mulai kembali terlihat di wajah para pelaku usaha dan masyarakat Kota Batam, khususnya di kawasan Nagoya yang selama ini dikenal sebagai salah satu jantung pariwisata dan perdagangan kota.

Dalam beberapa pekan terakhir, geliat wisatawan mancanegara (wisman) disebut mulai terasa kembali. Hotel-hotel perlahan ramai, pusat perbelanjaan mulai hidup, restoran dan tempat hiburan kembali dipadati tamu asing yang datang dari berbagai negara tetangga.

banner 400x130

Bagi masyarakat, kebangkitan ini bukan sekadar angka kunjungan.

Ini adalah tanda bahwa Batam masih dipercaya sebagai kota tujuan wisata yang nyaman untuk disinggahi.

Salah seorang warga Nagoya mengatakan, suasana kota yang lebih tertib, lebih bersih, dan lebih terjaga belakangan ini ikut memberi pengaruh terhadap tumbuhnya rasa nyaman para pengunjung.

Menurutnya, upaya pemerintah dalam merespons persoalan lapangan dengan cepat mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun dunia usaha.

“Sekarang ini wisatawan asing sudah mulai ramai lagi. Nagoya mulai hidup. Kita lihat hotel, mal, kuliner, semua mulai bergerak. Ini pertanda Batam masih diminati,” ujarnya kepada media ini, Selasa (5/5/2026).

Ia menilai, situasi tersebut tidak lepas dari keseriusan pemerintah daerah, khususnya gerak cepat Li Claudia Chandra yang belakangan aktif turun menata berbagai persoalan kota.

Mulai dari kebersihan, ketertiban lingkungan, penanganan aktivitas liar, hingga penataan wajah kawasan strategis dinilai menjadi bagian penting dalam membangun citra Batam sebagai kota yang ramah wisata.

“Bu Li Claudia ini cepat tanggap. Beliau sering turun langsung, lihat persoalan, minta dibenahi. Masyarakat melihat itu. Kota yang dipimpin dengan perhatian seperti ini tentu membuat orang merasa lebih yakin Batam sedang dibenahi,” katanya.

Sebagai kota yang berhadapan langsung dengan Singapore dan Malaysia, Batam memang tidak hanya menjual lokasi strategis. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *