Menu ✖

Mode Gelap
Kemenekraf Ingin Nilai Ekspor Jasa Kreatif Digital Lebih Terukur Ranperda Perubahan APBD 2026 Disahkan, Wako Lis Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Kebutuhan Masyarakat Ranperda Pembangunan Industri Disepakati, Wako Lis Harapkan Dorong Kegiatan Ekonomi Nyata bagi Masyarakat DPP Gencar Sarankan Gubernur Bagikan Dana Banpres ke Puluhan Ribu Penderita ISPA Pimpinan Daerah PRIMA DMI Kota Jambi Resmi Dilantik. Izzu Gaungkan Modernisasi Spirit Muslim-Konstruktif di Era Post Truth Dinkes dan YKI Kepri Laksanakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga

Kepri

Gerakan Pangan Murah Serentak di Kepri Diluncurkan, Upaya Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Harga Pangan

badge-check


					Gerakan Pangan Murah Serentak di Kepri Diluncurkan, Upaya Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Harga Pangan Perbesar

FaktaBatamNews.com, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Senin (9/2/2026) pagi, meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, sebagai upaya menjaga daya beli dan stabilitas harga.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Terminal Sei Carang, Kota Tanjungpinang, menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Peluncuran GPM ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama dalam rangka peningkatan produksi serta stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kepulauan Riau oleh para pemangku kepentingan, disaksikan langsung oleh Gubernur Ansar Ahmad.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis; Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Ronny Widijarto; Walikota Tanjungpinang yang diwakili Asisten Ekbang; Forkopimda Kepri; Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira; serta para Kepala OPD Pemprov Kepri.

Berdasarkan pantauan di lapangan, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP Bulog Rp58.000 dan beras Premium Rp70.000 per 5 kg, Minyak Kita Rp14.000 per liter, telur Rp50.000 per papan, serta berbagai bahan pokok lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa GPM merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat.
“GPM ini menjadi gerakan nasional karena merupakan salah satu bentuk kehadiran negara untuk menjamin ketersediaan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Gubernur.

Ditarget 69 Kali di Tahun 2026
Gubernur Ansar menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Pemprov Kepri telah melaksanakan GPM sebanyak 79 kali di seluruh kabupaten/kota, dan pada tahun 2026 ditargetkan sebanyak 69 kali pelaksanaan.

Organisasi kemasyarakatan dan profesi diharapkan turut berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan serupa, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.
Salah seorang warga Tanjungpinang, Siti Rahma (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM.

“Harga-harganya terhitung lebih murah, apalagi beras dan minyak. Sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya sambil membawa kantong belanjaan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dinkes dan YKI Kepri Laksanakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga

30 September 2026 - 01:08 WIB

Wagub Kepri Sambut Praktisi Medis Internasional, Kesempatan Bangun Jejaring dari Berbagai Negara

30 September 2026 - 00:05 WIB

Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber, Gubernur Ansar dan Sekda Misni Terima Penghargaan AMSI Kepri

28 September 2026 - 16:44 WIB

PWM Kepri Silaturahim Bahas Muktamar dan Pembentukan Forum Mubalig

27 September 2026 - 17:07 WIB

ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah

27 September 2026 - 00:26 WIB

Trending di Kepri