oleh

Hadiri Perayaan Imlek 2026 di Batam, Menko AHY: Batam Miniatur Indonesia yang Menjaga Harmoni

-Batam, Kepri-205 Dilihat

FaktaBatamNews.com, Batam-Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Batam, Senin (16/2/2026) malam.

Perayaan Imlek yang digelar di kawasan bisnis Nagoya, tersebut berjalan sangat meriah. Acara ditutup dengan pesta kembang api yang memukau ribuan pengunjung.

banner 400x130

“Atas nama masyarakat Batam, atas nama rekan-rekan Tionghoa yang merayakan Imlek, kami mengaturkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menko beserta Pak Menteri Transmigrasi Iftitah. Kami tahu di tengah kesibukan Bapak-Bapak sekalian masih berkenan hadir membersamai warga Batam,” ujar Amsakar.

Perayaan Imlek 2026 di Batam juga dihadiri Wakil Gubernur Kepri dan jajaran Forkopimda Kepri dan Batam.

Ia menegaskan, kedatangan para pejabat pusat tersebut disambut dengan penuh sukacita oleh seluruh warga Batam, khususnya panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara secara maksimal.

“Kedatangan Bapak ini betul-betul disambut dengan sukacita oleh seluruh warga Batam. Terutama rekan-rekan panitia yang mempersiapkan acara ini luar biasa, karena ingin agar Pak Menko dan Pak Menteri Transmigrasi mendapat kesan tentang perayaan Imlek di Kota Batam yang luar biasa ini,” katanya.

Selain menyampaikan apresiasi, Amsakar juga menegaskan identitas Batam sebagai daerah yang multikultural dengan tingkat heterogenitas tinggi.

“Batam ini adalah negeri yang multi-kultural, negeri yang tingkat heterogenitasnya paling tinggi. Warganya dari Sabang sampai Merauke ada di Batam. Seluruh organisasi paguyuban ada di Batam, seluruh umat beragama ada di Batam, seluruh organisasi profesi ada di Batam. Karena itu kami menyebut Batam ini sebagai miniaturnya Indonesia,” ungkapnya.

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Nagoya dihadiri ribuan masyarakat Batam dan wisatawan.
Meski dihuni masyarakat yang beragam, Amsakar bersyukur kehidupan sosial di Batam berjalan harmonis.

“Syukur Alhamdulillah, kehidupan di Batam ini sangat harmonis. Perayaan umat beragama, perayaan tahun baru seperti hari ini Imlek, selalu disambut dengan antusias,” ujarnya.

Ia mencontohkan, saat perayaan Natal, dirinya bersama Kapolda, Wakil Wali Kota, dan Forkopimda berkeliling mengecek sejumlah gereja yang dipadati jemaat. Begitu pula ketika ustaz-ustaz kondang datang ke Batam, jamaah muslim membludak menghadiri kegiatan tersebut. Perayaan Imlek pun, termasuk yang beberapa tahun lalu digelar di kawasan Martabak Har (Martabahar), selalu dipenuhi warga.

“Ini menandakan bahwa visi Batam untuk menjadikan negeri ini sebagai bandar dunia madani tidak hanya cerita di atas kertas, tapi sudah terimplementasi di tingkat masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Batam sebagai rumah bersama.

“Tolong jaga bersama, rawat Batam ini. Saya ingin kita memaknai Batam ini sebagai rumah kita bersama. Kitalah yang akan menjaganya,” pesannya.

Ia pun menutup dengan ucapan selamat kepada warga Tionghoa yang merayakan.
“Selamat merayakan Imlek. Gong Xi Fa Cai. Semoga tahun ini memberikan keberkahan untuk perjalanan kita ke depan,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *