Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 300 Catin Belum Periksa Kesehatan, Sekda Zulhidayat Minta Jejaring Diperkuat Di Sidang Umum PBB, Menlu RI Tegaskan Ketahanan Nasional sebagai Fondasi Ketahanan Global Kejar Target Realisasi Investasi, DPMPTSP Intensifkan Pemantauan LKPM Pelaku Usaha Menengah dan Besar Dua Kelurahan Tanjungpinang Ikuti Penilaian Nasional ProKlim Utama Kualitas Udara Tidak Sehat, Satuan Pendidikan di Tanjungpinang Kembali Terapkan Belajar dari Rumah Puskesmas Sei Pelunggut Beroperasi, Layanan Kesehatan Sudah Berjalan Meski Belum 24 Jam

Kepri

Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Bantah Isu Penggusuran Petani yang Beraktivitas di Gerai Pangan Hang Lekir

badge-check


					Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Bantah Isu Penggusuran Petani yang Beraktivitas di Gerai Pangan Hang Lekir Perbesar

FaktaBatamNews.com, Tanjungpinang- Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Robert Lukman menegaskan, tidak ada rencana pemindahan atau relokasi para petani yang beraktivitas di Gerai Pangan/Pasar Tani di Jalan Hang Lekir, Tanjungpinang.

Menurut Robert, Gerai Pangan justru dibangun untuk membantu para petani menjual hasil pertaniannya secara langsung.

“Hingga harga dapat ditekan karena tidak ada biaya distribusi. Sebab produk pertanian dijual langsung oleh petani, dan masyarakat dapat membeli dengan harga relatif lebih murah. Tidak ada yang akan menggusur petani yang berjualan di Gerai Pangan,” kata Robert, Selasa (24/2/2026).

Dilanjutkannya, Gerai Pangan Hang Lekir merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi, dan menjaga stabilitas harga pangan.

Untuk memperkuat eksistensi petani di Gerai Pangan, Pemerintah Kota Tanjungpinang menyediakan lahan di belakang Gerai Pangan untuk pembangunan gedung Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani. Petani yang telah beraktivitas di Gerai Pangan tetap berjualan seperti biasa. Malah saling mendukung, dan aktivitas di Gerai Pangan nantinya akan semakin ramai,” ungkap Robert.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto, menyampaikan bahwa isu penggusuran petani dari Gerai Pangan dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Teguh juga menyayangkan artikel mengenai penggusuran petani tersebut sempat dimuat di salah satu media online, tanpa menyajikan narasumber yang jelas dan berkompeten.

“Sepanjang pengetahuan saya, produk jurnalistik tentunya harus mencantumkan narasumber yang jelas dan berkompeten. Hingga artikel yang banyak dibaca oleh masyarakat dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya. Tidak menjadi isu yang dapat menyebabkan kegelisahan publik,” ujar Teguh.
(Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekitar 300 Catin Belum Periksa Kesehatan, Sekda Zulhidayat Minta Jejaring Diperkuat

29 September 2026 - 17:48 WIB

Kejar Target Realisasi Investasi, DPMPTSP Intensifkan Pemantauan LKPM Pelaku Usaha Menengah dan Besar

29 September 2026 - 16:44 WIB

Dua Kelurahan Tanjungpinang Ikuti Penilaian Nasional ProKlim Utama

29 September 2026 - 16:40 WIB

Kualitas Udara Tidak Sehat, Satuan Pendidikan di Tanjungpinang Kembali Terapkan Belajar dari Rumah

29 September 2026 - 16:33 WIB

Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber, Gubernur Ansar dan Sekda Misni Terima Penghargaan AMSI Kepri

28 September 2026 - 16:44 WIB

Trending di Kepri