Menu ✖

Mode Gelap
PRIMA DMI Langsa Genap 2 Tahun, Puluhan Elemen Diberi Apresiasi atas Dukungan kepada Remaja Masjid Wali Kota Langsa Buka PKRM 2026, Ketua PRIMA DMI Langsa Dorong Masjid Jadi Benteng Moral Generasi Muda LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028 Perkuat Ekosistem Inovasi, Batam dan Surabaya Teken Kerja Sama

Kepri

Pemko Tanjungpinang Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Pangan

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Pangan Perbesar

FaktaBatamNews.com, Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat serta dihadiri perangkat daerah terkait dan lintas sektor lainnya, bertempat di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026).

Dalam rapat tersebut, Badan Pusat Statistik Kota Tanjungpinang memaparkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2026, kota Tanjungpinang mengalami inflasi bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,38 persen dibanding Maret 2026. Sementara itu, inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) Januari hingga April 2026 tercatat sebesar 0,92 persen. Sedangkan inflasi tahunan (year on year/y-on-y) April 2026 terhadap April 2025 berada pada angka 3,25 persen dengan IHK sebesar 109,64.

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Mardani, menjelaskan bahwa angka inflasi bulanan Kota Tanjungpinang masih berada di bawah inflasi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai 0,43 persen, namun sedikit lebih tinggi dibanding inflasi nasional sebesar 0,13 persen. Kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi tertinggi pada April 2026 dengan kenaikan sebesar 2,21 persen. Selain sektor transportasi, beberapa kelompok pengeluaran mengalami deflasi yang turut membantu menjaga stabilitas inflasi daerah, di antaranya kelompok pakaian dan alas kaki sebesar minus 1,38 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya minus 0,95 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan minus 0,75 persen.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Raja Ariza menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus terus menjadi perhatian bersama melalui sinergi lintas sektor dan langkah antisipatif yang terukur.
“Meskipun inflasi tahunan masih berada pada level terkendali, pemerintah daerah bersama TPID harus tetap waspada, khususnya terhadap sektor transportasi dan stabilitas harga pangan pokok. Operasi pasar dan pengawasan distribusi harus diperkuat,” tegas Raja Ariza.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang efektif, dukungan kebijakan distribusi dan kepabeanan, serta koordinasi antarinstansi guna menjaga kelancaran arus barang dan stabilitas harga di daerah.

Selain itu, Raja Ariza juga menekankan agar seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok, memastikan pasokan tetap tersedia, terus memperkuat langkah pengendalian melalui operasi pasar, pemantauan harga secara rutin, dan koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder.

Dalam rakor tersebut juga dibahas strategi pengendalian inflasi yang disampaikan Bank Indonesia dalam paparannya, yakni dengan strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Langkah-langkah tersebut diimplementasikan melalui operasi pasar murah, penguatan kerja sama antar daerah, peningkatan produktivitas pangan, optimalisasi peran BUMD sebagai offtaker, serta penguatan koordinasi lintas sektor agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi dan distribusi pangan.

Melalui rakor TPID ini, Pemko Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat melalui sinergi dan koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

24 September 2026 - 19:28 WIB

24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya

24 September 2026 - 15:39 WIB

Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

24 September 2026 - 15:30 WIB

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Gubernur Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

24 September 2026 - 15:25 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

24 September 2026 - 14:25 WIB

Trending di Tanjungpinang