Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Kecewa Atas Penanganan Sejumlah Kasus, Irfan Nazori Gantung Kutang dan Celana Dalam Di Depan Polres Musi Banyuasin Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

Tanjungpinang

Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan

badge-check


					Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang-Sisa makanan yang terbuang menjadi persoalan yang ingin ditekan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Gerakan Tanjak Pangan (Tanjungpinang Ajak Jaga Pangan).

Program tersebut mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan pangan, mulai dari mengambil makanan sesuai kebutuhan hingga mendonasikan pangan yang masih layak konsumsi kepada warga yang membutuhkan.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengatakan, Gerakan Tanjak Pangan merupakan inovasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) untuk mendorong pemanfaatan pangan secara lebih efektif.

“Selama ini pangan kita kadang tersisa, pemanfaatannya kurang efektif. Karena itu, dibuat Gerakan Tanjak Pangan untuk mengajak kita menjaga pangan,” kata Raja Ariza saat peluncuran program di halaman samping Masjid Al-Iltizam, Km 8 Atas, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, pelaksanaan gerakan ini membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari jajaran pemerintah, camat, RT/RW, masyarakat, hingga pihak sekolah, terutama pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita sarankan supaya sisa makanan tidak terbuang,” ujarnya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPPP Kota Tanjungpinang, Yesi Perdeawati, menjelaskan, sampah pangan di Tanjungpinang mencapai hampir 60 ton setiap hari. Kondisi ini menjadi perhatian karena Tanjungpinang bukan daerah penghasil pangan.

“Kami mengajak masyarakat mengubah perilaku yang awalnya boros pangan menjadi bijak pangan,” ucap Yesi.

Gerakan Tanjak Pangan merupakan bagian dari gerakan nasional yang diterapkan di Tanjungpinang dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, perguruan tinggi, PKK, ASITA, FKUB, sekolah, hingga pelaku usaha kuliner.

Pelaksanaan gerakan ini juga telah diuji coba di Kecamatan Tanjungpinang Barat. Menurut Yesi, edukasi dan sosialisasi kepada sekolah serta penyedia makanan membantu menekan sisa makanan dari Program MBG.

Ia berharap Gerakan Tanjak Pangan dapat diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Tanjungpinang. Masyarakat juga diimbau mengambil makanan secukupnya, menghabiskannya, serta mendonasikan pangan yang masih layak konsumsi kepada warga yang membutuhkan.

“Ambillah makanan secukupnya dan habiskan, serta donasikan pangan yang masih layak konsumsi untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri

5 November 2026 - 05:16 WIB

Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU

5 November 2026 - 05:13 WIB

Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

5 November 2026 - 05:01 WIB

Wali Kota Lis: Kemitraan REI dan Pemda Buka Peluang Investasi di Tanjungpinang

5 November 2026 - 04:58 WIB

Pemko Siapkan Senggarang dan Kampung Bugis Jadi Pusat Ekonomi Baru Mulai 2027

5 November 2026 - 04:54 WIB

Trending di Tanjungpinang