Menu

Mode Gelap
Pemko Batam Perkuat Standar Pelayanan, Firmansyah: SOP Harus Permudah Masyarakat Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi BI Kepri: Ekonomi Kepulauan Riau Tahun 2026 Masih Berkinerja Positif Komunitas Arah Pikir dan Heritage Fragrance Hadirkan The Alchemist Summer Camp, Ruang Kebersamaan yang Satukan Berbagai Generasi Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Hukum UPP Periode 2026–2027 “Menuju Organisasi yang Progresif dan Berkeadilan”

Tanjungpinang

Bappenas Dorong Pulau Penyengat Jadi Pusat Ekonomi Oranye Berbasis Budaya Melayu

badge-check


					Bappenas Dorong Pulau Penyengat Jadi Pusat Ekonomi Oranye Berbasis Budaya Melayu Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Bappenas RI melihat potensi besar Pulau Penyengat sebagai kawasan ekonomi oranye berbasis budaya dan sejarah Melayu yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Direktur Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik Bappenas RI, Uke Mohammad Hussein saat melakukan kunjungan lapangan ke Pulau Penyengat, Kamis (7/5/2026).

Menurut Uke, Bappenas saat ini memiliki tiga fokus pengembangan tematik, yakni ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi oranye yang berkaitan dengan sektor budaya serta ekonomi kreatif.

“Salah satu tugas pokok kami adalah mengembangkan ekonomi oranye itu,” ujarnya.

Ia menilai Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui sektor pariwisata budaya dan ekonomi kreatif. Kunjungan kali ini juga menjadi kunjungan keempatnya ke kawasan bersejarah tersebut.

“Alhamdulillah sudah keempat kali saya ke sini, jauh lebih baik dari pertama kunjungan saya ke Penyengat,” katanya.

Uke menjelaskan, pengembangan wisata budaya tidak cukup hanya menghadirkan situs sejarah, tetapi juga harus diperkuat dengan narasi dan pengalaman budaya yang mampu memberi nilai tambah bagi wisatawan.

“Tour yang dilakukan bukan sekadar melihat situs sejarah, tetapi ada storytelling dan pewarisan nilai kepada generasi penerus. Budaya itu bisa dimonetisasi melalui kegiatan tourism,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong setiap situs budaya di Pulau Penyengat dilengkapi informasi sejarah, narasi budaya, serta paket wisata yang terstruktur agar wisatawan memperoleh pengalaman yang lebih utuh.

“Kalau mau ke mana pun situsnya, informasi sejarah dan storytelling-nya sudah siap. Tadi masih ada beberapa situs yang belum punya storytelling,” lanjutnya.

Selain warisan sejarah Melayu, Uke juga menilai kuliner khas Penyengat memiliki potensi untuk diperkenalkan lebih luas sebagai identitas daerah.

“Bukan hanya budaya dan sejarah, tetapi juga kuliner khas yang bisa diangkat dan dipasarkan sehingga orang tahu ciri khas Penyengat,” pungkasnya.

Ia berharap sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya di Pulau Penyengat.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga lokal,” ucapnya.

Selama kunjungan, rombongan Bappenas meninjau sejumlah situs budaya dan sejarah di Pulau Penyengat, di antaranya Makam Raja Hamidah dan Raja Ali Haji, Makam Raja Haji Fisabilillah, Rumah Hakim Raja Haji Abdullah, Rumah Kreatif Dekranasda, Balai Adat, hingga Masjid Raya Sultan Riau Penyengat.

Rombongan juga mengikuti pengalaman budaya Melayu seperti makan berhidang dan mengenakan pakaian adat Melayu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai upaya memperkuat pengembangan Pulau Penyengat sebagai kawasan budaya dan ekonomi kreatif unggulan di Kepulauan Riau.

“Pulau Penyengat bukan hanya warisan sejarah Melayu, tetapi juga memiliki potensi besar menjadi kekuatan ekonomi kreatif berbasis budaya di Kepulauan Riau,” kata Nazri. (Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang

4 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi

4 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Program PKK Menyisir, Weni Lis Darmansyah Berbagi dan Sambagi Rumah Warga

3 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Pemko Tanjungpinang Apresiasi Gelar Budaya KKN-PPM UGM di Penyengat

3 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Trending di Daerah