Menu

Mode Gelap
Pendapatan Kepri Diproyeksikan Naik Rp82,19 Miliar dalam Perubahan APBD 2026 LMB KEPRI Kota Batam Tegas Soal Tragedi Setokok: Hukum Dua Kelompok, Jangan Merasa Paling Tersakiti Ketika Hijau-Hitam Menjadi Jejak Pengabdian Menuju Dekrafest 2026, Dewi Ansar Pastikan Persiapan Berjalan Optimal PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen Bersama Wako Lis, PERBARINDO Salurkan Bantuan Pupuk untuk Petani Tanjungpinang

Tanjungpinang

Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel

badge-check


					Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang-Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan langsung Kartu Bima Sakti kepada sejumlah warga penerima bantuan yang belum mengambil kartu atau belum melakukan aktivasi, Selasa (8/9/2026).

Lis mendatangi kediaman Djoko Susanto di Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin. Kartu juga diantar kepada Tjin Foeng alias Lusi di Jalan Tugu Pahlawan, Gang Swadaya, Encah Budi Nafsiah di Jalan Sumatera, Muhammad Junizar di Jalan Bali, serta Eliyanto di Jalan H. Agus Salim, Kampung Jawa.

Lis datang bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, camat dan lurah. Petugas Bank BTN turut datang untuk melakukan aktivasi kartu.

Lis menyampaikan Pemko Tanjungpinang akan melakukan rapat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membahas data kependudukan dan masyarakat yang masuk dalam desil penerima bantuan.

Menurut Lis, perubahan desil dapat membuat warga yang sebelumnya berada di desil rendah berpindah ke desil yang lebih tinggi. Kondisi tersebut belum tentu mencerminkan perubahan ekonomi warga di lapangan.

“Desil 2 tiba-tiba naik ke desil 7, desil 1 ke desil 9. Ini tentu soal desil, kasihan masyarakatnya. Tapi dengan Kartu Bima Sakti ini tentunya lebih fleksibel,” ujar Lis.

Ia menjelaskan, perubahan desil tidak bisa langsung diperbaiki karena proses pembaruan data membutuhkan waktu. Sementara kondisi warga di lapangan dapat diketahui melalui informasi dari lurah dan camat.

“Untuk perbaikan desil itu prosesnya tidak tahu pasti kapan selesainya. Maka Kartu Bima Sakti itulah yang meng-cover ini. Artinya kita langsung berikan kartu, kita berikan bantuan,” katanya.

“Jadi nanti masyarakat yang layak mendapatkan bantuan, yang memang membutuhkan, maka pemerintah bisa fleksibel memberikan bantuan dan mendata langsung masyarakat kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Pemko juga, lanjut Lis, melakukan penyaringan terhadap penerima bantuan. Lebih dari 100 penerima telah dikeluarkan dari daftar karena kondisi ekonominya sudah tidak sesuai dengan kriteria.

“Kita harapkan orang-orang yang layak mendapat bantuan, dialah yang harus kita perjuangkan,” tuturnya.

Salah satu penerima, Djoko Susanto (57), warga Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin, masuk desil 1 dan sebelumnya belum pernah menerima bantuan pemerintah. Djoko belum mengambil Kartu Bima Sakti karena sudah lima bulan sakit.

Djoko mengaku terharu karena wali kota datang langsung ke rumahnya.

“Pak Wali berikan kartu, bantuan dari Dinsos dan alhamdulillah ada dana juga,” ucapnya.

Ia berharap program Pemko dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat Tanjungpinang yang membutuhkan.

“Saya harap Tanjungpinang lebih maju di bawah kepemimpinan Lis-Raja. Tidak semua harapan kita bisa terlaksana, paling tidak Pak Lis sudah berbuat,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bersama Wako Lis, PERBARINDO Salurkan Bantuan Pupuk untuk Petani Tanjungpinang

17 September 2026 - 18:19 WIB

Dispora Tanjungpinang Siapkan Pendamping Bersertifikat untuk Atlet Difabel

17 September 2026 - 18:16 WIB

Kejurda Para Tenis Meja Kepri Dibuka, Pemprov dan Pemko Dukung Pembinaan Atlet Difabel

17 September 2026 - 18:11 WIB

Warga Diimbau Tidak Menutup Mati Saluran Drainase

17 September 2026 - 18:07 WIB

Penyesuaian Ketentuan Pidana Perda, Wako Lis Terima Legal Opinion dari Kejari Tanjungpinang

16 September 2026 - 20:19 WIB

Trending di Tanjungpinang