Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menghadiri kegiatan Sannipata Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Provinsi Kepulauan Riau di Jalan Merdeka, Sabtu (30/5) malam.
Peringatan Hari Raya Waisak tersebut menjadi momentum bagi umat Buddha untuk memperdalam nilai-nilai kebajikan, kedamaian, dan kasih sayang, sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Dalam sambutannya, Lis mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema tersebut memiliki makna yang relevan dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman.
“Perdamaian merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun, aman, dan sejahtera. Nilai-nilai yang diajarkan dalam peringatan Waisak hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.
Lis mengatakan, Kota Tanjungpinang selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi modal penting yang harus terus dirawat dan diperkuat oleh seluruh elemen masyarakat.
“Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan. Dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, kondusif, dan mendukung terciptanya kehidupan yang damai,” katanya.
Ia menambahkan, suasana yang aman dan harmonis juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui semangat Tanjungpinang Berbenah menuju kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Kerukunan dan toleransi yang terjaga dengan baik merupakan kekuatan utama dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Kota Tanjungpinang. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan dan kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Lis juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam peringatan Waisak sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari bersama-sama menebarkan kebaikan, memperkuat persaudaraan, dan menjaga persatuan demi mewujudkan Tanjungpinang yang damai, harmonis, dan penuh rasa kebersamaan,” ajaknya.
Kegiatan Sannipata Waisak 2570 BE berlangsung semarak dengan menampilkan berbagai pentas seni dan budaya. Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarumat beragama serta memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman di Kota Tanjungpinang. (Red)









Komentar