Menu

Mode Gelap
Hadiri Pencanangan SE2026, Raja Ariza Ajak Warga Tanjungpinang Dukung Pendataan Ekonomi Wali Kota Lis Dorong ASN Jadikan Disiplin dan Integritas Sebagai Budaya Kerja Pelaku Usaha hingga Digital Akan Didata dalam Sensus Ekonomi 2026 Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam Rakor PBNN 2026, Sekda Batam Dorong Optimalisasi Informasi Publik di Era Digital SDN 011 BENGKONG BUKA SPMB 2026/2027 TEGASKAN BEBAS SUAP, PUNGLI, DAN GRATIFIKASI

Tanjungpinang

Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

badge-check


					Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menunjukkan komitmennya terus aktif mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) secara hybrid di Ruang Rapat Asisten II, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (8/6/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, yang menekankan pentingnya langkah cepat, konkret, dan terukur dari pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil sebesar 0,39 persen. Di antara komoditas tersebut, cabai merah tercatat memberikan tekanan inflasi tertinggi setelah mengalami kenaikan harga sebesar 25,64 persen dengan andil inflasi mencapai 0,08 persen.

Tomsi menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah lebih proaktif terkait hal ini dengan menggalakkan gerakan menanam cabai di wilayah masing-masing sebagai langkah konkret mengendalikan harga. Menurutnya, tingginya harga cabai saat ini tidak dapat terus diatasi hanya dengan mengandalkan distribusi pasokan dari daerah lain, tetapi perlu dibarengi peningkatan produksi di tingkat lokal.

Selain membahas pengendalian inflasi, rakor juga membahas terkait kondisi kemiskinan, stunting, ketenagakerjaan, serta program pembangunan nasional lainnya sebagai upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Menanggapi hal ini, Kabid Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto menyampaikan Pemko Tanjungpinang terus berupaya melakukan langkah-langkah konkret agar inflasi daerah tetap terkendali, diantaranya dengan melakukan pemantauan harga bahan pokok secara berkala, memastikan kelancaran distribusi, serta menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis di pasaran.

“Pemko Tanjungpinang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah”, pungkas Riyanto.

Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas ekonomi daerah, serta mendukung tercapainya pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Pencanangan SE2026, Raja Ariza Ajak Warga Tanjungpinang Dukung Pendataan Ekonomi

17 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wali Kota Lis Dorong ASN Jadikan Disiplin dan Integritas Sebagai Budaya Kerja

17 Juni 2026 - 15:55 WIB

Pelaku Usaha hingga Digital Akan Didata dalam Sensus Ekonomi 2026

17 Juni 2026 - 15:50 WIB

Hadiri Pentas Seni Anniversary Ke-13 TK Dhiya, Wali Kota Lis Tekankan Pentingnya Keseimbangan Pendidikan Anak di Era Digital

16 Juni 2026 - 15:44 WIB

Anniversary Ke-13 TK Dhiya, Weni Tegaskan Penguatan Pendidikan Karakter dan Rencana Rehabilitasi

16 Juni 2026 - 15:40 WIB

Trending di Tanjungpinang