Menu

Mode Gelap
LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028 Perkuat Ekosistem Inovasi, Batam dan Surabaya Teken Kerja Sama 24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Tanjungpinang

Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot

badge-check


					Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Pergeseran aktivitas warga dari kawasan kota lama ke sejumlah wilayah baru di Tanjungpinang membuat sebagian layanan angkutan kota belum sepenuhnya mengikuti pola perjalanan masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menata ulang jaringan trayek untuk menyesuaikan kondisi tersebut.

Sejumlah kawasan seperti Bintan Center hingga Kilometer 11 sampai Kilometer 15 kini berkembang menjadi pusat aktivitas warga. Kondisi ini membuat sebagian rute angkutan kota yang ada belum sepenuhnya terhubung dengan titik-titik tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Habibi mengatakan, perkembangan kawasan kota perlu diimbangi dengan layanan transportasi yang mampu menjangkau pusat-pusat aktivitas baru masyarakat.

“Tentu harus ada jaringan angkutan yang menghubungkan ke sana,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Untuk itu, Dishub mulai menyusun Rencana Umum Jaringan Transportasi Trayek Perkotaan (RUJTTP) yang diawali dengan pendataan angkutan kota yang masih beroperasi, baik dari sisi pelayanan maupun jumlah armada di lapangan.

“Pertama kita mendata kondisi existing angkutan kota yang ada terkait pelayanan dan armada yang benar-benar masih beroperasi di Tanjungpinang,” tambahnya.

Menurutnya, penataan ini dilakukan agar layanan angkutan umum bisa lebih mudah menjangkau kawasan permukiman, pusat pendidikan, hingga lokasi aktivitas masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, Dishub juga mulai menghubungkan layanan angkutan umum dengan kebutuhan transportasi pelajar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Sekarang kita berupaya mengoneksikan angkutan umum dengan layanan transportasi pelajar,” ujarnya.

Dishub juga telah mengoperasikan trayek Bus Rapid Transit (BRT) rute Terminal Senggarang–Terminal Dompak untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mahasiswa di kawasan Dompak.

Saat ini, berdasarkan pendataan sementara bersama asosiasi angkutan kota, terdapat sekitar 30 unit angkot yang masih aktif beroperasi di Tanjungpinang.

Dengan penataan ini, layanan angkutan umum diharapkan dapat kembali menjangkau kebutuhan warga, terutama di kawasan permukiman baru yang terus berkembang.

“Kami tidak ingin angkot mati suri, karena itu akan kita tata bersama para pengelola agar ada solusi yang sama-sama baik,” pungkas Habibi.

Sumber: MC TPI
Redaksi: AHW
Editor : Amka

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

24 September 2026 - 19:28 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

24 September 2026 - 14:25 WIB

24 Tahun Kepri, Ekonomi Tumbuh 6,99 Persen, Investasi Tembus Rp40,38 Triliun

24 September 2026 - 14:22 WIB

Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri, Lis Darmansyah Ajak Perkuat Kebersamaan Membangun Daerah

24 September 2026 - 14:18 WIB

Operasi Gabungan, Dishub Tanjungpinang Tertibkan Tiga Truk ODOL

24 September 2026 - 14:12 WIB

Trending di Tanjungpinang