Menu ✖

Mode Gelap
Wako Lis Apresiasi Pandangan Fraksi, Jadi Bahan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 Wako Lis Sampaikan Ranperda Perubahan APBD 2026 kepada DPRD Pawai Lampion Festival Mooncake Semarak, Sekda Zulhidayat: Simbol Keharmonisan dan Keberagaman Tanjungpinang Museum dan Monumen Bahasa Nasional Mulai Dibangun di Pulau Penyengat Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Mendagri: Mengenalkan Sejarah Asal Bahasa Indonesia Kepala Kantor Kemenag Kab Brebes Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan MDT

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Atur Ekspansi Ritel Nasional, Prioritaskan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Atur Ekspansi Ritel Nasional, Prioritaskan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengatur rencana masuknya ritel modern nasional agar tetap sejalan dengan kepentingan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat lokal.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan proses pembahasan rencana tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun sejak pengajuan investasi dari pihak ritel nasional.

Menurutnya, setiap rencana investasi perlu melalui kajian dan pertimbangan yang matang, termasuk dampaknya terhadap masyarakat tempatan dan usaha kecil di daerah.

“Yang kita jaga bagaimana usaha kecil tetap berjalan, kios-kios tetap hidup, dan masyarakat juga mendapat manfaat,” ujarnya saat Dialog Tanjungpinang Pagi di RRI Tanjungpinang, Selasa (5/5/2026).

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah kota mengajukan sejumlah persyaratan. Di antaranya unsur kearifan lokal dalam identitas usaha, serta komitmen perekrutan tenaga kerja dari masyarakat tempatan dengan target hingga 100 persen tenaga kerja lokal.

Selain itu, ritel juga diarahkan untuk terlibat dalam pengembangan UMKM dan IKM, tidak hanya melalui pemasaran produk, tetapi juga pembinaan agar produk lokal dapat memenuhi standar dan dipasarkan lebih luas, termasuk ke tingkat nasional.

Lis menyebut, pihak manajemen ritel nasional, termasuk Indomaret, telah menerima sejumlah persyaratan tersebut. Rencana pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan total sekitar 25 gerai.

“Untuk tahap awal, direncanakan tiga gerai mulai beroperasi pada Juni,” katanya.

Pengamat ekonomi dari STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, melihat kehadiran ritel modern nasional dapat mendorong aktivitas ekonomi daerah, termasuk meningkatkan daya beli masyarakat serta membuka lapangan kerja.

Investasi di sektor ritel ini, menurutnya, berpotensi menjadi penggerak ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Kehadiran ritel modern juga mendorong perubahan pada pola pelayanan dan standar usaha, sehingga pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk menyesuaikan diri dengan standar yang lebih baik, termasuk dalam pengelolaan usaha,” jelasnya.

Namun, Satriadi mengingatkan perlunya pengawasan dalam pelaksanaannya. Keterlibatan tenaga kerja lokal, pengaturan zonasi, serta keberlangsungan usaha kecil perlu menjadi perhatian agar tetap berjalan seimbang.

“Pengawasan di lapangan penting agar komitmen yang telah disepakati dapat berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Sumber : Diskominfo TPI
Editor : AKM
Redaksi: AHW

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wako Lis Apresiasi Pandangan Fraksi, Jadi Bahan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026

25 September 2026 - 10:56 WIB

Wako Lis Sampaikan Ranperda Perubahan APBD 2026 kepada DPRD

25 September 2026 - 10:53 WIB

Pawai Lampion Festival Mooncake Semarak, Sekda Zulhidayat: Simbol Keharmonisan dan Keberagaman Tanjungpinang

25 September 2026 - 10:47 WIB

Museum dan Monumen Bahasa Nasional Mulai Dibangun di Pulau Penyengat

25 September 2026 - 10:42 WIB

Hadiri Paripurna Hari Jadi ke-24 Kepri, Wawako Ariza Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

24 September 2026 - 19:28 WIB

Trending di Tanjungpinang