Menu

Mode Gelap
Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Naik Rp17 Miliar dalam Dua Tahun, Transparansi Dipertanyakan

Tanjungpinang

Suami Korban Diringkus di Bintan, Polisi: “Tiga Jam Setelah Kejadian”

badge-check


					Suami Korban Diringkus di Bintan, Polisi: “Tiga Jam Setelah Kejadian” Perbesar

FaktaBatamNews.com, Tanjungpinang–Kurang dari satu hari setelah Harsalena (58) ditemukan tewas di rumahnya, aparat kepolisian memastikan terduga pelaku yang diduga merupakan suami korban telah diamankan. Penangkapan disebut dilakukan hanya berselang tiga jam usai peristiwa berdarah tersebut terjadi.

Kasus pembunuhan yang mengguncang warga Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet, Blok Bougenvile 9, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB atau bertepatan dengan azan Isya itu kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut.

Kanit Jatanras Polresta Tanjungpinang, Iptu Freddy Simanjuntak, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi wartawan. Namun ia belum bersedia membeberkan detail perkara dan meminta awak media menunggu rilis resmi.
“Besok kita sampaikan,” ujarnya singkat.

Saat ditanya mengenai lokasi pengamanan, Freddy menyebut terduga pelaku diamankan di wilayah Bintan.
“Diamankan di Bintan. Nanti aja ya, nanti,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa proses penangkapan berlangsung cepat.
“Tiga jam setelah kejadian,” jawabnya.

Di tengah penyelidikan, isu lain berkembang di masyarakat, termasuk dugaan korban mengalami mutilasi. Saat dimintai konfirmasi mengenai kabar tersebut, Freddy kembali menegaskan pihaknya akan memberikan penjelasan resmi.
“Besok kita sampaikan,” katanya.

Beragam pertanyaan turut diarahkan kepada penyidik, termasuk terkait aktivitas pelaku saat diamankan. Namun jawaban yang diberikan tetap sama.
“Besok kita jelaskan,” ucapnya.

Ketika disinggung apakah terduga pelaku merupakan sosok yang pernah terseret kasus pembunuhan terhadap seorang janda pada 2017 silam, Freddy memberikan jawaban singkat.
“Begitulah demikian.”

Jawaban tersebut memunculkan perhatian publik, mengingat adanya dugaan keterkaitan dengan kasus lama. Meski demikian, kepolisian belum menyampaikan penjelasan resmi terkait riwayat hukum terduga pelaku.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban ditemukan tewas di dalam rumahnya setelah anaknya merasa curiga karena sang ibu tak kunjung ditemukan menjelang waktu berbuka puasa. Kecurigaan mengarah kepada suami korban setelah ditemukan bercak darah di ruang tamu serta adanya pengakuan yang disampaikan kepada tetangga.

Peristiwa yang terjadi saat azan Isya di bulan Ramadan itu menyisakan duka dan trauma bagi warga sekitar. Hingga kini, masyarakat masih menunggu kepastian mengenai motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut.

Pihak kepolisian dijadwalkan memberikan keterangan resmi dalam waktu dekat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

2 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Trending di Kepri