Menu

Mode Gelap
Pemko Batam Perkuat Standar Pelayanan, Firmansyah: SOP Harus Permudah Masyarakat Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi BI Kepri: Ekonomi Kepulauan Riau Tahun 2026 Masih Berkinerja Positif Komunitas Arah Pikir dan Heritage Fragrance Hadirkan The Alchemist Summer Camp, Ruang Kebersamaan yang Satukan Berbagai Generasi Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Hukum UPP Periode 2026–2027 “Menuju Organisasi yang Progresif dan Berkeadilan”

Tanjungpinang

Wali Kota Lis Tinjau Budidaya Melon Hidroponik di Cilacap, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan Tanjungpinang

badge-check


					Wali Kota Lis Tinjau Budidaya Melon Hidroponik di Cilacap, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan Tanjungpinang Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang — Upaya pengembangan pertanian modern berbasis teknologi terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, melakukan kunjungan studi ke perkebunan melon hidroponik Deane Jaya Hidrofarm di Kabupaten Cilacap, Kamis (14/5).

Dalam kunjungan tersebut, Lis meninjau langsung proses budidaya melon hidroponik yang dikembangkan di dalam greenhouse dengan teknologi pengendali suhu, cahaya, dan kelembapan. Sistem tersebut menggunakan atap plastik UV dan dinding insect net guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman secara optimal.

Metode hidroponik yang diterapkan dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat, terukur, dan menghasilkan buah dengan kualitas seragam. Selain itu, sistem tanpa tanah juga dapat meminimalkan risiko hama dan penyakit tanaman.

Lis mengatakan, pengembangan pertanian hidroponik memiliki prospek besar untuk diterapkan sebagai salah satu solusi pertanian modern yang efisien dan bernilai ekonomi.

“Pertanian hidroponik seperti ini sangat potensial dikembangkan karena selain efisien, masa panennya juga relatif singkat, sekitar 70 hingga 75 hari sudah dapat dipanen,” ujarnya.

Menurutnya, sektor pertanian berbasis teknologi tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana pengelolaan pertanian modern ini dijalankan, sehingga nantinya dapat menjadi referensi untuk pengembangan di Kota Tanjungpinang,” tambahnya.

Lis juga berharap inovasi pertanian modern mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang saat ini semakin berkembang dan adaptif terhadap teknologi.

“Pertanian harus mengikuti perkembangan zaman agar lebih menarik, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang baik,” katanya.

Sementara itu, pemilik Deane Jaya Hidrofarm, Bowo Setiono, menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan pertanian modern.

Ia menjelaskan, budidaya melon hidroponik yang diterapkan mengutamakan pengelolaan nutrisi dan perawatan tanaman secara terukur untuk menghasilkan buah berkualitas premium.

“Kami berupaya menjaga kualitas tanaman mulai dari proses pembibitan hingga panen agar hasil yang diperoleh maksimal,” jelasnya.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang diharapkan dapat memperoleh referensi dalam pengembangan sektor pertanian modern berbasis hidroponik, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.

 

Sumber: MC TPI
Redaksi : AHW
Editor : AMK

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang

4 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi

4 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Program PKK Menyisir, Weni Lis Darmansyah Berbagi dan Sambagi Rumah Warga

3 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Pemko Tanjungpinang Apresiasi Gelar Budaya KKN-PPM UGM di Penyengat

3 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Trending di Daerah