Menu ✖

Mode Gelap
ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah Kasus Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi: Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang Minggu Besok, Pemko Tanjungpinang Gelar Operasi Pasar Murah, Ayam Dijual Rp35 Ribu Terima Sertifikat Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri, Lis Darmansyah Ajak Media Siber Bersinergi Bangun Tanjungpinang Mosi Tidak Percaya Pada Majelis, Hotmartua Cabut Sengketa Informasi Melawan Dispora Tangsel Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

Nasional

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Sekolah Tak Ada WFH, Proses Belajar Mengajar Tetap Tatap Muka!

badge-check


					Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. Perbesar

Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti.

FaktaBatamNews.Com. Jakarta-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka (luring) dan berjalan normal, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan transformasi budaya kerja nasional.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam program 8 Transformasi Budaya Kerja Nasional, yang tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai layanan prioritas yang harus berjalan secara langsung di satuan pendidikan.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa transformasi budaya kerja merupakan langkah strategis pemerintah untuk menciptakan sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan kualitas layanan pendidikan.

“Transformasi budaya kerja yang tengah dijalankan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kerja yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, ia menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki karakteristik khusus yang mengandalkan interaksi langsung antara guru dan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran tatap muka tetap menjadi prioritas utama dan tidak akan digantikan dengan skema bekerja dari rumah (work from home / WFH).

Selain kegiatan akademik, Mendikdasmen juga memastikan bahwa aktivitas non-akademik seperti olahraga, ekstrakurikuler, dan pengembangan prestasi siswa tetap dapat dilaksanakan secara normal tanpa pembatasan.

Di sisi lain, Abdul Mu’ti mendorong seluruh satuan pendidikan untuk turut mendukung kebijakan efisiensi energi nasional. Sekolah diimbau menerapkan budaya hemat energi melalui penggunaan listrik secara bijak, memaksimalkan pencahayaan alami, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan warga sekolah.

Menurutnya, keberlangsungan pembelajaran tatap muka tidak hanya menjaga stabilitas layanan publik di sektor pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

26 September 2026 - 18:23 WIB

Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan

25 September 2026 - 21:27 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 18:08 WIB

MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

25 September 2026 - 15:45 WIB

Yusril Persilahkan Media Cek Belasan Ruang Bak Apartemen di Lapas Cibinong

25 September 2026 - 14:37 WIB

Trending di Nasional