Menu

Mode Gelap
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026: Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102% Kecamatan Tanjungpinang Barat Sosialisasikan SIMPATI, Permudah Pelaporan dan Pengurusan Akta Kematian RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi Pendapatan Kepri Diproyeksikan Naik Rp82,19 Miliar dalam Perubahan APBD 2026 LMB KEPRI Kota Batam Tegas Soal Tragedi Setokok: Hukum Dua Kelompok, Jangan Merasa Paling Tersakiti Ketika Hijau-Hitam Menjadi Jejak Pengabdian

Nasional

Menuju Indonesia Emas 2045, DPP Gemura Ajak Anak Muda Ambil Peran dalam Pembangunan Nasional

badge-check


					Menuju Indonesia Emas 2045, DPP Gemura Ajak Anak Muda Ambil Peran dalam Pembangunan Nasional Perbesar

Faktabaatamnews.com. Jakarta-DPP Gerakan Muda Untuk Rakyat (GEMURA) resmi dilantik dan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ballroom Hotel Syahid, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Mengusung tema “Asta Cita: Generasi Muda sebagai Fondasi Kemajuan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran anak muda dalam pembangunan nasional.

Hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Koordinator Presidium DPP GEMURA Rajih Musaad menegaskan Indonesia Emas 2045 merupakan proyek kebangsaan yang harus dibangun bersama seluruh elemen masyarakat.

Ia Mendorong anak muda menjadi jembatan antara masyarakat akar rumput, dunia usaha dan pemerintah.

“Anak muda hari ini yang mendapatkan akses pendidikan atau privilege harus mampu menjadi jembatan, mulai dari grassroot, para pebisnis, hingga pemangku kebijakan,” ujarnya.

Rajih juga mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak polarisasi di ruang digital.

“Cara kerja algoritma mempertemukan kita dengan apa yang ingin kita dengar, bukan dengan apa yang perlu kita pahami,” katanya.

Ia mengajak anak muda memanfaatkan teknologi untuk memperkuat persatuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Erick Thohir mendorong generasi muda aktif dalam pembangunan dan meningkatkan kapasitas menghadapi tantangan zaman, termasuk kesehatan mental, ekonomi hijau dan ekonomi digital.

Sementara Raffi Ahmad mengajak anak muda menggunakan media sosial secara bertanggung jawab serta ikut menangkal hoaks. Keduanya menilai potensi generasi muda perlu diarahkan menjadi kekuatan positif bagi bangsa.

Rajih menutup pesannya dengan mengajak anak muda meninggalkan perdebatan yang memicu perpecahan dan beralih pada kerja nyata.

“Tantangan generasi muda hari ini bukan sekadar memenangkan perdebatan yang berujung perpecahan, tetapi bagaimana memenangkan masa depan. Jangan terus kalian ribut untuk masa depan kalian, tetapi mari kita bangun masa depan untuk kita sebagai anak muda seluruh Indonesia, dari Miangas sampai Pulau Rote,” Pungkasnya (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen

17 September 2026 - 18:38 WIB

KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa

17 September 2026 - 09:52 WIB

BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah

16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa

16 September 2026 - 00:15 WIB

Founder ISIM Apresiasi Kementan Bongkar Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi

15 September 2026 - 16:24 WIB

Trending di Nasional