Menu ✖

Mode Gelap
Pimpinan Daerah PRIMA DMI Kota Jambi Resmi Dilantik. Izzu Gaungkan Modernisasi Spirit Muslim-Konstruktif di Era Post Truth Dinkes dan YKI Kepri Laksanakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga PW PRIMA DMI Provinsi Jambi Dilantik, Ardiansah, M.IP sebagai Ketua Umum Masa Khidmat 2026-2030 Wagub Kepri Sambut Praktisi Medis Internasional, Kesempatan Bangun Jejaring dari Berbagai Negara UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Konektivitas Pelayaran Tertinggi di Dunia Kejar Target Realisasi Investasi, DPMPTSP Intensifkan Pemantauan LKPM Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Nasional

Prabowo Terbang ke AS Didampingi Bahlil-Teddy, Bakal Ketemu Trump

badge-check


					Prabowo Terbang ke AS Didampingi Bahlil-Teddy, Bakal Ketemu Trump Perbesar

FaktaBatamNews.com, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Prabowo dikabarkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas perundingan tarif dagang kedua negara.

Dikutip Biro Sekretariat Presiden, Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (16/2/2026). Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini, Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo dilepas Wapres Gibran Rakabuming, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kepala BIN Herindra.

Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

Prabowo juga dikabarkan akan menandatangani pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) bersama Trump. Sebelumnya, pada Minggu (15/2) malam Prabowo memanggil sejumlah menteri membahas perundingan tersebut.

Adapun menteri yang hadir dalam rapat kemarin adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Rapat membahas untuk memastikan bahwa setiap langkah diplomasi ekonomi benar-benar berpihak pada kepentingan nasional.
“Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia,” kata Teddy dalam keterangan di akun Instagramnya yang diunggah, Minggu (15/2/2026) malam.

Prabowo, menurut dia, juga menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh semata-mata bersifat transaksional jangka pendek, melainkan harus berdampak langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional. Dalam hal ini, peningkatan produktivitas industri dalam negeri dan penguatan rantai pasok global menjadi prioritas utama.

“Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri,” ungkap Teddy.

Selain itu, Prabowo dijadwalkan hadir pada rapat perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Trump. Rapat perdana itu digelar pada 19 Februari mendatang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Resmikan Nakhoda Baru: Partai Ummat Perkuat Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

27 September 2026 - 20:49 WIB

Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober

27 September 2026 - 02:25 WIB

Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

26 September 2026 - 18:23 WIB

Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan

25 September 2026 - 21:27 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 18:08 WIB

Trending di Anambas