Menu ✖

Mode Gelap
PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming Lestarikan Warisan Melayu, Yoni Fadri Apresiasi Kemah Budaya Pulau Penyengat 2026

Kepri

Wagub Nyanyang Tekankan Pentingnya Penguatan Keamanan Maritim

badge-check


					Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memberikan kata sambutan pada peresmian Mako Zona Bakamla Barat, Tengah dan Timur di Jembatan IV, Pulau Setokok, Barelang, Kota Batam, Kamis (23/4/2025). Perbesar

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memberikan kata sambutan pada peresmian Mako Zona Bakamla Barat, Tengah dan Timur di Jembatan IV, Pulau Setokok, Barelang, Kota Batam, Kamis (23/4/2025).

Faktabatamnews.com. Batam-Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Harus Pratamura, menegaskan pentingnya penguatan sistem keamanan maritim nasional.

Ini disampaikan saat Wagub Nyanyang menghadiri peresmian Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat, Tengah, dan Timur di Jembatan IV, Pulau Setokok, Barelang, Kota Batam, Kamis (23/4/2026).

Peresmian Mako Bakamla ditegaskan Nyanyang menjadi momentum penting dalam memperkuat keamanan laut, khususnya di wilayah perbatasan.

“Provinsi Kepulauan Riau secara geografis didominasi oleh lautan hingga 98 persen, dengan 2.028 pulau dan 22 di antaranya merupakan pulau terdepan. Posisi ini menjadikan Kepri sebagai pintu gerbang utara NKRI sekaligus berada di jalur strategis perdagangan internasional Selat Malaka,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan peluang ekonomi besar, namun juga menghadirkan berbagai tantangan seperti pelanggaran wilayah, illegal fishing, penyelundupan, hingga ancaman keamanan maritim lainnya.

Oleh karena itu, lanjut Nyanyang, kehadiran Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menjadi sangat krusial dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut, sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.

“Pembangunan Mako Zona Bakamla Barat, Tengah, dan Timur ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur keamanan maritim nasional. Fasilitas ini akan menjadi pusat komando dan pengendalian operasi, serta koordinasi lintas sektor,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya Mako tersebut, respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan laut dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.

Wagub Nyanyang bersama Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Dr Irvansyah.

Dalam kesempatan itu, Nyanyang juga memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri, di antaranya memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta memberikan insentif sejak 2024 kepada personel TNI-Polri yang bertugas di pulau-pulau terluar.

Lebih lanjut, Nyanyang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., C.H.R.M.P., beserta rombongan di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kolaborasi antara Pemprov Kepri dan Bakamla Zona Barat telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah,” pungkasnya lagi.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 yang mencapai 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.

Selain itu, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kepri juga meningkat menjadi 83,68 poin pada 2025, naik dari tahun sebelumnya sebesar 82,21 poin.

“Capaian ini menunjukkan bahwa stabilitas keamanan yang terjaga turut mendorong peningkatan investasi, kelancaran arus logistik, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Nyanyang menyampaikan ucapan selamat atas diresmikannya Mako Zona Bakamla Barat, Tengah, dan Timur, serta apresiasi kepada jajaran Bakamla RI atas komitmennya menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

“Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan laut Indonesia yang aman, berdaulat, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, unsur TNI/Polri, serta tamu undangan lainnya. Acara berlangsung dengan khidmat dan di akhiri dengan peninjauan fasilitas kantor oleh para undangan

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Mendagri: Mengenalkan Sejarah Asal Bahasa Indonesia

25 September 2026 - 10:32 WIB

24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya

24 September 2026 - 15:39 WIB

Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

24 September 2026 - 15:30 WIB

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Gubernur Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

24 September 2026 - 15:25 WIB

Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu

24 September 2026 - 00:43 WIB

Trending di Kepri