Menu

Mode Gelap
Wali Kota Lis Tegaskan, Kuliner Kudapan Khas Melayu Harus Dihidangkan di Setiap Kegiatan Pemerintah Wali Kota Lis: Kartu Bima Sakti Permudah Akses Bantuan Warga Tanjungpinang Pemprov Kepri Alokasikan 1.820 Paket Sembako untuk Warga Tanjungpinang Pemko Batam Perkuat Standar Pelayanan, Firmansyah: SOP Harus Permudah Masyarakat Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi

Tanjungpinang

Wali Kota Lis: Kebijakan Daerah Harus Jawab Kebutuhan Masyarakat

badge-check


					Wali Kota Lis: Kebijakan Daerah Harus Jawab Kebutuhan Masyarakat Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan arah kebijakan daerah tetap mengacu pada panduan nasional, yakni Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Lis, pelaksanaan otonomi daerah tidak hanya soal menjalankan program, tetapi juga memastikan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Program-program pemerintah daerah tidak sekadar seremoni. Kita harus melihat kebutuhan yang mendasar di masyarakat, seperti bagaimana mendorong ekonomi kerakyatan yang bisa dirasakan langsung,” ujarnya usai upacara Hardiknas dan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Dewa Ruci, Sabtu (2/5/2026).

Ia menyebut, penguatan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu fokus yang lebih realistis untuk menjawab tantangan di tingkat daerah.

“Kalau bicara ekonomi nasional mungkin berat, tapi paling tidak yang dekat dengan masyarakat itu ekonomi kerakyatan. Itu yang kita dorong,” kata Lis.

Terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional, ia mengatakan momentum tersebut digunakan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pemerataan dan kesejahteraan guru.

“Upaya pemerintah bagaimana menciptakan guru yang berkualitas, sejahtera, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Capaian pendidikan di Tanjungpinang, lanjut Lis, sudah berjalan cukup baik, termasuk angka partisipasi sekolah. Namun, masih ada persepsi di masyarakat bahwa pendidikan membutuhkan biaya besar.

Saat ini, sebagian besar jenjang pendidikan telah ditanggung negara. Program sekolah rakyat menjadi salah satu upaya untuk menjangkau anak-anak yang putus sekolah maupun dari keluarga kurang mampu.

“Masih ada anggapan sekolah itu mahal. Padahal sebagian besar sudah ditanggung negara. Program sekolah rakyat ini salah satu solusi agar anak-anak tetap bisa mendapatkan pendidikan,” kata Lis.

Lis menambahkan, peningkatan akses pendidikan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan.

“Memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang tidak mampu menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya.

 

Perwarta : AHW
Sumber : Diskominfo TPI
Redaksi : AKM

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Kota Lis Tegaskan, Kuliner Kudapan Khas Melayu Harus Dihidangkan di Setiap Kegiatan Pemerintah

4 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Wali Kota Lis: Kartu Bima Sakti Permudah Akses Bantuan Warga Tanjungpinang

4 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Kepri Alokasikan 1.820 Paket Sembako untuk Warga Tanjungpinang

4 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang

4 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi

4 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Trending di Tanjungpinang